Kamis, 21 November 19

Sidang Isbat Digelar Hari Ini, Lebaran Diprediksi Esok?

Sidang Isbat Digelar Hari Ini, Lebaran Diprediksi Esok?

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Syawal 1438 Hijriah pada Sabtu, 24 Juni 2017.

“Sidang isbat awal Syawal akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Juni 2017, di auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Muhammad Thambrin, beberapa waktu lalu.

Rencananya sidang akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang dihadiri Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher.

Selain itu, sidang isbat itu akan dihadiri oleh para duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Informasi Geospasial, Bosscha Institut Teknologi Bandung, Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kemenag, serta Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

“Sidang isbat wujud kebersamaan Kemenag dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam menetapkan awal bulan Qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah,” ujar Thambrin.

Sidang isbat akan dimulai pukul 17.00 WIB yang diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat akan disampaikan terlebih dulu. Mereka akan menjelaskan tentang posisi hilal menjelang awal Syawal 1438 H.

Thambrin menjelaskan, data hisab menunjukkan ijtimak menjelang Syawal 1438 H jatuh pada hari Sabtu, 24 Juni 2017, pukul 09.32 WIB.

“Pada saat rukyat, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk, berkisar antara 2° sampai 4°,” ujarnya.

Sebelumnya, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah diprediksi jatuh pada Ahad, 25 Juni 2017. Hal itu dikemukakan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin yang mengatakan indikasi atau petunjuknya pada ketinggian bulan saat waktu Maghrib sebagai akhir 29 Ramadan pada 24 Juni 2017.

“Ketinggian hilal bulan baru di atas tiga derajat dan itu masuk kriteria,” katanya, Kamis (22/6/2017).

Berdasarkan kriteria yang digunakan pemerintah dan sebagian besar organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, posisi bulan seperti itu telah memenuhi kriteria masuknya awal Syawal atau Idul Fitri.

“Jadi kemungkinan besar 1 Syawal jatuh tanggal 25 Juni. Namun kepastiannya menunggu sidang isbat pemerintah pada 24 Juni sesudah magrib,” tandasnya. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.