Minggu, 29 November 20

Siapa Tamu Misterius yang Jemput Novanto?

Siapa Tamu Misterius yang Jemput Novanto?
* Ketua DPR Setya Novanto. (Foto: Twitter @sn_setyanovanto)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Di luar prediksi banyak orang, ternyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai nyali untuk menangkap Ketua DPR RI Setya Novanto, tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.  KPK menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap pria yang juga Ketua Umum Partai Golkar tersebut, Rabu (15/11/2017). Sebelumnya berbagai elemen masyarakat mengecam KPK karena tak berani menangkap Novanto sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Juli 2017, sementara di sisi lain KPK menangkap pejabat-pejabat lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Rumah Setya Novanto
Sejumlah penyidik mengenakan rompi KPK masuk ke dalam rumah tersangka Ketua DPR RI Setya Novanto dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Brimob di Jalan Wijaya 13 No 19, Jakarta Selatan, Kamis (16/11). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, surat perintah penangkapan tersebut diterbitkan KPK karena ada kebutuhan penyidikan oleh KPK dalam kasus e-KTP.

“Karena ada kebutuhan penyidikan KPK menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap SN dalam dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik,” kata Febri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/11).

Novanto sebelumnya tiga kali tidak hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo. Termasuk dalam pemanggilan pada Rabu (15/1) untuk diperiksa sebagai tersangka.

Menangkap Novanto ternyata bukan hal yang mudah.  KPK mendatangi rumah Novanto di Jalan Wijaya XIII, Jakarta Selatan, Rabu (15/11) malam hingga Kamis dini hari. Namun, Novanto tak ada di tempat.

Di mana Novanto?

Kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan, sampai saat ini pihaknya juga tidak mengetahui keberadaan Ketua DPR itu.

Menurut Fredrich, Novanto sempat pulang ke rumahnya di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan usai memimpin sidang paripurna di DPR RI. Berdasarkan cerita pengamanan dalam atau Pamdal, Setnov dijemput tamu.

“Pulang tadi. Terus dihubungi seseorang ya bisa saja. Itu juga kata Pamdalnya tadi Pak Setnov dijemput tamu. Saya nggak tau tamunya masuk atau hanya di depan. Yang tahu ya Pamdal tadi,” kata Fredrich di depan kediaman Setya Novanto, Jakarta, Kamis (16/11/2017) dini hari.

Fredrich mengungkapkan, seorang Pamdal yang diduga mengetahui kemana perginya Novanto juga ikut dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

“Tadi ditanyain juga Pamdalnya sama penyidik. Lah pamdal juga bilang tidak tahu pergi sama siapa. Apalagi saya,” ujar dia.

Siapa tamu misterius yang menjemput Novanto?

#TangkapNovanto Jadi Trending Topic di Medsos

Sementara itu di media sosial (medsos) warganet mendorong KPK secepatnya menangkap Novanto melalui hashtag #TangkapNovanto. Hastagh ini pertama kali muncul di Twitter pada Rabu (15/11/2017) malam dan langsung  bertengger di peringkat pertama trending topic.  Hashtag #TangkapNovanto tetap tak tergeser dari puncak trending topic  pada Kamis (16/11) pukul 7.47 WIB. Selain itu beredar pula sejumlah meme yang menggelitik.

Setya Novanto
Meme tangkap dan adili Setya Novanto di Twitter. (Foto: Twitter @firaun_id)

Berikut tweet beberapa warganet:

@firaun_id: Musuh segala ummat, maniak negara dengan korupsi triliunan rupiah. Indonesia digadai sama penjajah bernama Setya Novanto #TangkapNovanto

@safiqmasa: Segera tangkap novanto, jangan kasih ampun. pemecah belah. orang seperti itu akan jadi maniak perusak negeri #TangkapNovanto

@bobysuhendar20: Saya setuju tangkap Setya Novanto. orang itu hanya bikin gaduh saja. Kalau perlu hukum pancung saja #TangkapNovanto

@YAP58: Tangkap koruptor, selidiki. Jika terbukti hukum mati saja. Atau dr skrg buatkan undang-undang. Terbukti korupsi berapun nominalnya HUKUM MATI! #TangkapNovanto

@digembokk: Tangkap setya Novanto dengan pengacaranya. Mereka gila jabatan, mereka gak jelas kerjanya. Ayooo libasss #TangkapNovanto

@musthafa_renggu:  #TangkapNovanto Sekarang Juga. Ayo retwit ramai ramai selamatkan DPR kita dari tukang sihir tengik

Selain itu berita tentang Novanto juga menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Kamis (16/11) pukul 7.50 WIB berita tersebut ditelusuri lebih dari 20.000 kali.

Seperti diketahui KPK resmi mengumumkan status hukum Ketua DPR Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Dengan demikian Novanto untuk kedua kalinya ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari KPK beredar di kalangan wartawan. Saat itu Novanto belum diumumkan menjadi tersangka.

“Setelah melakukan gelar perkara, kami menetapkan tersangka atas nama tersangka SN, sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Novanto sebelumnya sempat ditetapkan sebagai tersangka pada 17 Juli 2017. Namun kemudian status tersangkanya itu gugur setelah permohonan praperadilannya dikabulkan oleh hakim Cepi Iskandar.

Kasus ini diduga mengakibatkan kerugian negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari total paket pengadaan senilai Rp 5,9 triliun.

Diketahui, dua dari tersangka e-KTP juga diumumkan sebagai tersangka pada hari Jumat. Yakni eks Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman, pada Jumat, 30 September 2016, dan politikus Partai Golkar Markus Nari pada Jumat, 2 Mei 2017. (arh

Baca:

Hashtag #TangkapNovanto Jadi ‘Trending Topic’ di Twitter!

Jokowi Minta Pemeriksaan Novanto Ikuti UU

Jusuf Kalla Minta Setya Novanto Taat Hukum

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.