Selasa, 27 September 22

Siapa Saja yang Ganggu Persatuan dan Kesatuan Bangsa akan Berhadapan dengan TNI

Siapa Saja yang Ganggu Persatuan dan Kesatuan Bangsa akan Berhadapan dengan TNI
* Lima jenderal mendampingi Panglima TNI. (Foto: Twitter TNI AU)

Jakarta, Obsessionnews.com РPanglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan, seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara, untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Tidak satu pun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan, terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia.

“Siapa saja yang menganggu persatuan dan kesatuan bangsa akan berhadapan dengan TNI,” kata Panglima TNI dalam video yang diunggah di akun Pusat Penerangan TNI.

Hadi menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu malam (14/11/2020).

Dia didampingi lima jenderal atau perwira tinggi pimpinan kesatuan elite dari berbagai matra.

Mereka adalah Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y.

Berikut pernyataan lengkap Panglima TNI:

Saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional.

Untuk itu jangan kita biarkan persatuan dan kesatuan bangsa itu hilang, atau dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus dengan berbagai identitas.

Seluruh prajurit TNI adalah alat utama pertahanan negara, untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Tidak satu pun, tidak satu pun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan, terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia.

Siapa saja yang menganggu persatuan dan kesatuan bangsa akan berhadapan dengan TNI.

Hidup TNI.

Hidup Rakyat.

NKRI Harga Mati.
(arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.