Kamis, 21 Oktober 21

Si Raja Dangdut Akan Kunjungi TKP Kerusuhan Tolikara

Si Raja Dangdut Akan Kunjungi TKP Kerusuhan Tolikara

Jakarta, Obsessionnews – Si Raja Dangdut H. Rhoma Irama akan mengunjungi Kerusuhan Tolikara, Papua yang mengakibatkan 53 kios habis dibakar, termasuk mushola, Jumat lalu 17/7/2015). Ia ingin sekali melihat secara nyata kinerja pemerintah dalam menghadapi persoalan ini.

“Kita akan pertimbangkan, jika mesjid belum kondusif, kita, insyaalalh akan terjun kesana melihat seperti apa komitmen pemerintah didalam melaksanakan tugasnya,” ucap Rhoma Irama sebagai Ketua umum Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid dan Musholla Indonesia (Fahmi Tamami) di sekretariat Fahmi Tamami, Masjid Husnul Khatimah, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/7).

Insiden kerusuhan Tolikara yang terjadi di saat hendak salat Idul Fitri ini sempat terjadi baku tembak. Tiga oang pelaku penyerangan ditembak oleh polisi, karena tidak mengindahkan petugas, yang kini tengah dirawat dirumah sakit di Jayapura.

Hingga saat ini dilaporkan sebanyak 153 korban dan masih mengungsi di halaman Koramil Karubaga.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) juga menyesalkan insiden kerusuhan yang melibatkan umat Muslim.

“Tentu kita sangat sesalkan. Tapi pemerintah, polisi dan tentara telah melakukan tugasnya dengan baik sehingga (kerusuhan) tidak meluas,” pungkas JK.

Namun, Rhoma berharap pemerintah melakukan langkah-langkah yang tepat agar insiden Tolikara tidak terulang kembali.

“Selanjutnya melakukan langkah-langkah preventif agar hal yang sama tidak terulang kembali di Tolikara atau didaerah Papua,” ujar Rhoma.

Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan bahwa situasi sudah dalam keadaan aman.

“Rakortas Polhukam telah menegaskan, bahwa situasi dan kondisi di Tolikara saat ini sudah kondusif, aman dan terkendali,” ujar Tedjo Edhy, Senin (20/7/2015).

Seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Tolikara, Polda Papua, Pangdam Cendrawasih, tokoh agama dan adat setempat sepakat membangun kebersamaan.

Hal yang sama, Kementerian Agama akan menggunakan saluran ormas keagamaan dan tokoh publik setempat untuk meningkatkan komunikasi antarumat beragama.

Tedjo juga mengungkapkan, Pemerintah pusat dan setempat dipastikan akan segera memperbaiki Mushala dan sejumlah kios yang terbakar. Korban luka dan meninggal merupakan tanggung jawab negara penuh. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.