Selasa, 20 Oktober 20

Sholat Idul Fitri di Padangsidimpuan Tetap Ramai di Tengah Pandemi Covid-19

Sholat Idul Fitri di Padangsidimpuan Tetap Ramai di Tengah Pandemi Covid-19
* Sholat Idul Fitri di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (24/05/2020). (sidaknews.com)

Padangsidimpuan, Obsessionnews.com – Umat Islam melaksanakan sholat Idul Fitri 1414 H di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Minggu (24/5/2020).

 

Baca juga:

Wamenag Ajak Umat Islam Isi Malam Idulfitri dengan Kumandangkan Takbir

FOTO Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Idulfitri 1441 H di Istana Kepresidenan Bogor

Buah Mengkudu Bisa Tangkal Virus Corona

Gawat! Obat Covid-19 yang Dikonsumsi Trump Tingkatkan Risiko Kematian

 

Sholat Idul Fitri menjadi trending topic nomor Wahid di mesin pencari Google. Pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Minggu hingga pukul 18.38 WIB kata kunci Sholat Idul Fitri ditelusuri lebih dari 100 ribu kali.

Dikutip dari sidaknews.com di tengah pandemi Covid-19 sholat Idul Fitri 1414 H di berbagai masjid di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tetap ramai seperti Lebaran sebelumnya. Meskipun demikian jemaah tetap menggunakan protokol kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah.

Di berbagai lokasi masjid di Padangsidimpuan seperti Masjid Raya Al Abror, Masjid Al Barokah Sihitang dan lapangan terbuka Desa Palopat Pijorkoling pelaksanaan sholat Idul Fitri cukup ramai.

“Umumnya pelaksanaan sholat di daerah ini berlangsung normal seakan tidak ada ancaman Covid-19. Khawatir sih ada tapi kita lebih bagus rasanya sholat itu di masjid,” tutur Iwan, salah seorang jamaah di Masjid Al Barokah.

Sementara itu seorang pengurus Masjid Al Barokah Sihitang Padangsidimpuan Tenggara, Marwan mengatakan, pelaksanaan sholat Idul Fitri dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti jamaah disarankan bermasker, membawa sajadah dari rumah masing-masing, dan merenggangkan jarak shap sholat.

Di halaman masjid tempat cuci tangan juga telah disiapkan.

“Upaya pencegahan sudah kita lakukan dan semoga warga masyarakat khususnya yang menggelar sholat Idul Fitri tahun ini terbebas dari Covid-19,” kata Marwan.

Demikian juga pelaksanaan sholat Idul Fitri yang digelar warga masyarakat di lapagan terminal Palopat Pijorkoling juga berlangsung ramai. Ribuan warga memadati lapangan terminal untuk melaksanakan shalat Idul Fitri. Tempat sholat di lapangan terminal bukan yang pertama kalinya digelar. Lokasi ini dipilih karena tempatnya yang luas dan sudah diaspal, serta dapat menampung ribuan warga desa Palopat Pijorkoling yang datang dari warga 4 lingkungan di desa tersebut.

“Kalau sholat Idul Fitri dibuat di masjid jelas tidak dapat menampung warga masyarakat walau di setiap lingkungan ada masjid karena rata-rata ukuran masjid hanya sekitar 20 kali 20 meter saja. Sehingga kesimpulan pelaksanaan sholat harus dibuat di lapangan terbuka saja,” tutur Taufik, salah satu tokoh masyarakat Palopat Pijorkoling. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.