Minggu, 15 September 19

Setia N Milatia Moemin Kelola Damri Secara Profesional

Setia N Milatia Moemin Kelola Damri Secara Profesional
* Direktur Utama Perum Damri Setia N Milatia Moemin. (Foto: Fikar Azmy/Women’s Obsession)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dua kali mendapatkan anugerah Chief Executive Officer (CEO) terbaik, tidak membuat perempuan pimpinan perusahaan transportasi ternama di Indonesia ini terlena. Dialah Setia N Milatia Moemin yang diangkat sebagai Direktur Utama Perum Damri sejak Desember 2017.

Berlatar belakang lulusan Teknik Sipil Transportasi Universitas Indonesia, perempuan yang akrab dipanggil Tia ini tidak bekerja tanpa pengalaman. Dia pun bertekad untuk mengelola Damri secara profesional dan menjadikannya perusahaan transportasi andal kelas dunia andal. Perempuan yang pernah menduduki posisi sebagai Ketua Masyarakat Transportasi (MTI) DKI Jakarta ini memiliki satu pikiran sederhana yang mendorongnya terjun ke dunia transportasi. Setiap orang membutuhkan transportasi dalam kehidupannya. Oleh karena itu dia yakin badan usaha milik negara (BUMN) yang dipimpinnya tersebut dapat bangkit dan bergerak dinamis. Berbekal pengalamannya, Tia pun menyusun strategi demi kemajuan yang diinginkannya.

Damri memiliki tujuh segmen usaha, yaitu angkutan kota, antarkota, antarlintas negara, angkutan pemadu kota (bus bandara), travel/pariwisata, dan penugasan pemerintah serta angkutan logistik.

“Pendapatan dari angkutan bandara seluruh Indonesia saat ini sekitar 40% dan untuk tahun depan kita sedang mulai memetakan lagi, jadi tidak hanya dari angkutan bandara yang nanti berkontribusi besar, kita ada unit bisnis baru,” ujarnya.

Menyediakan alat produksi yang andal, modern, dan berbasis teknologi mutakhir untuk mendukung konektivitas transportasi merupakan salah satu misi Perum Damri. Semangat ini pula yang menjadi landasan dalam menghadapi era industri 4.0.

“Digitalisasi adalah bagian yang tidak akan bisa dipisahkan, walaupun perubahan ke arah sana tidak mudah, karena sebelumnya banyak yang merasa nyaman di zona tersebut,” kenang perempuan kelahiran 24 Maret 1961 itu mengingat awal masa kepemimpinannya. (Indah K/Nur A)

Artikel selengkapnya dapat dibaca di majalah cetak dan digital Women’s Obsession edisi April 2019.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.