Jumat, 20 Mei 22

Setelah Dubes Jepang, Dubes RRT ‘Dekati’ Panglima TNI

Setelah Dubes Jepang, Dubes RRT ‘Dekati’ Panglima TNI
* Dubes Jepang diterima Panglima TNI

Jakarta – Setelah Duta Besar (Dubes) Jepang menemui Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ternyata gantian Dubes RRT juga menyusul gantian menemui Panglima TNI. Nampaknya, dua negara ‘rival’ menanam investasi di Indonesia di bidang infrastruktur ini saling ‘berlomba’ mendekati pemerintah RI saat ini.

Hadi Tjahjanto didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Kapuspen TNI Mayjen TNI MS. Fadhilah, Direktur ‘D’ Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono dan Kapuskesin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono menerima Kunjungan Kehormatan Dubes Jepang Yang Mulia Mr. Masafumi Ishii dan Penasihat Kepala Bidang Politik Mr. Susumu Takanai di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin (12/3/2018).

Dalam pertemuan ini, Dubes Jepang Mr. Masafumi Ishii mengucapkan selamat atas pelantikan Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI dan semoga kerjasama yang telah terjalin selama ini di antara kedua negara semakin meningkat dimasa yang akan datang.

Pada pembicaraan tersebut, Dubes Jepang mengharapkan di tahun ini hubungan Indonesia-Jepang semakin meningkat. Kedua pihak saling memahami hubungan sejarah Indonesia-Jepang telah berlangsung cukup lama dan sangat erat. Hal ini ditandai dengan pemasangan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman di Kementerian Pertahanan Jepang yang menunjukkan kedekatan hubungan kedua Negara.

Lebih lanjut Dubes Jepang membicarakan tentang isu-isu terkini terkait dengan perkembangan global dan isu-isu strategis diantaranya, penanggulangan terorisme, illegal fishing dan bentuk pelanggaran lainnya untuk kerjasama penanganan yang lebih baik.

Dubes Jepang diterima Panglima TNI

Demikian pula Dubes Jepang menawarkan akan meningkatkan kerjasama militer kedua Angkatan Bersenjata dalam bidang pendidikan melalui pertukaran perwira siswa dan pengembangan tehnologi militer di masa mendatang. Selanjutnya dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama akan dilaksanakan pada event event yang melibatkan kapal perang Armada Jepang ke Indonesia sekitar bulan Juli dan Oktober 2018.

Selain itu Dubes Jepang dalam suasana yang sangat hangat mengucapkan terima kasih atas bantuan Indonesia terhadap korban bencana alam yang terjadi di Jepang tujuh tahun lalu.

Selanjutnya dalam pembicaraan tersebut, Panglima TNI menyambut baik penawaran Dubes Jepang terkait dengan kerjasama militer di bidang pendidikan dan kerjasama lainnya. Panglima TNI mengharapkan perwira dari Jepang dapat mengikuti pendidikan di bidang militer terus ditingkatkan agar kedepan kerjasama kedua negara ini semakin erat.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan kepada Dubes Jepang terkait adanya monumen pesawat Cureng buatan Jepang yang dipasang di Museum Satria Mandala. Hal ini juga menandakan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang terjalin selama ini cukup erat.

Kedua negara memiliki permasalahan yang sama yaitu negara terletak di wilayah bencana, Jepang memiliki pengalaman yang sangat luar biasa dalam manajemen bencana. Untuk itu perlu ditingkatkan kerjasama saling tukar informasi dan pengalaman dalam penanggulangan bencana.

Panglima TNI juga menyampaikan Indonesia memiliki pusat penanggulangan bencana, bila berkenan Yang Mulia Dubes Jepang dapat mengunjungi Museum Penanggulangan Bencana di Sentul, Bogor.

 

Dubes RRT temui Panglima TNI

Dubes RRT Temui Panglima TNI
Setelah menerima Dubes Jepang, giliran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Kapuspen TNI Mayjen TNI MS. Fadhilah, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono dan Direktur ‘D’ Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar (Dubes) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Yang Mulia Mr. Xiao Qian di ruang tamu Panglima TNI Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin (12/3/2018).

Panglima TNI mengatakan sangat senang dapat saling tukar informasi dan terbuka dalam memberikan bantuan untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara Indonesia dan Tiongkok, utamanya kerjasama bidang militer.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI dan Dubes RRT juga membicarakan tentang kerjasama pengamanan perbatasan dengan ASEAN. Kerjasama Indonesia dengan Tiongkok terkait penanggulangan penyelundupan narkoba, diperlukan kerjasama dalam mendapatkan informasi yang diduga akan masuk Indonesia.

Dubes RRT temui Panglima TNI

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih bahwa para perwira TNI yang menimba ilmu dari Tiongkok dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan militer Indonesia.

Pada pertemuan tersebut, Dubes RRT menyampaikan Negara Tiongkok menghargai Indonesia sebagai pendiri ASEAN dapat menjadi mitra strategis bagi Tiongkok. Dubes RRT juga memberikan apresiasi negara Indonesia berpenduduk muslim terbesar dunia serta bertoleransi hidup berdampingan. Dubes RRT juga menghormati aneka ragam budaya Indonesia bahkan banyak orang Tiongkok yang hafal dan dapat menyanyikan lagu Bengawan Solo.

Saat ini, katanya, hubungan diplomasi dan kerjasama bidang militer matra darat, laut dan udara kedua negara semakin meningkat. Demikian pula kerjasama dalam meningkatkan kegiatan latihan bersama dan pengembangan teknologi industri pertahanan. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.