Sabtu, 2 Juli 22

Setelah 11 Tahun, AC Milan Rebut Juara Serie A 

Setelah 11 Tahun, AC Milan Rebut Juara Serie A 
* Ibra (kiri) bersama AC Milan. (Getty/Goal)

Setelah 11 tahun tidak pernah menjadi juara, kini AC Milan meraih scudetto Serie A, merebut gelar dari Inter Milan.

Pertarungan sengit memperebutkan scudetto Serie A musim 2021/22 mencapai puncaknya, dengan AC Milan sukses merengkuh titel juara setelah melakoni partai terakhir pada Minggu (22/5/2022) malam WIB.

Rossoneri meraih Scudetto pertama mereka setelah menanti 11 tahun, kini mereka punya 19 trofi setara dengan pencapaian Nerazzurri.

Milan sukses memetik kemenangan telak 3-0 atas Sassuolo di Mapei Stadium, dan dengan hasil positif tersebut Rossoneri berhak mengangkat trofi yang mereka damba-dambakan sejak 11 tahun yang lalu.

Ini berarti Stefano Pioli berhasil mempersembahkan Scudetto pertama bagi Milan, yang terakhir kali memenangkannya pada musim 2010/11.

Milan, yang sejatinya cukup meraih hasil imbang untuk menyegel Scudetto, menatap laga ini dengan motivasi tinggi dan mengawali permainan dengan cemerlang.

Rossoneri membuka keunggulan pada menit ke-17 lewat tembakan kaki kiri striker gaek, Olivier Giroud, sebelum menggandakan skor pada menit ke-32 dengan memanfaatkan umpan silang Rafael Leao.

Leao kembali menjadi kreator gol Milan, kali ini yang ketiga. Empat menit setelah gol kedua Giroud, pemain sayap asal Portugal itu merebut bola dari lawan dan memberikan umpan akurat dari sisi kanan yang disambar dengan sempurna oleh Franck Kessie.

Milan merayakan kesuksesan mereka merengkuh scudetto musim ini dengan merebutnya dari rival sekota, Inter Milan.

Inter memang wajib meraih kemenangan di pekan terakhir demi menjaga peluang mereka mempertahankan gelar juara tetap ada, sembari berharap Milan terpeleset di kandang Sassuolo.

Namun, skenario itu tidak terwujud. Nerazzurri memang mampu memetik kemenangan 3-0 saat menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza, hanya saja gol Ivan Perisic pada menit ke-49 dan sepasang gol Joaquin Correa pada menit ke-55 dan 57 tidak berarti apa-apa bagi mereka.

Dengan hasil ini, pasukan Simone Inzaghi harus puas menutup musim sebagai runner-up dengan koleksi 84 poin, hanya kalah dua angka dari Milan yang keluar sebagai juara.

Keberhasilan Milan meraih Scudetto Serie A musim ini membuat koleksi gelar kasta tertinggi mereka menjadi 19 trofi.

Jumlah tersebut menyamai rekor perolehan milik Inter, yang juga sama-sama memenangkan 19 Scudetto setelah menjadi juara musim lalu.

Koleksi trofi liga domestik keduanya masih kalah jauh dari Juventus, yang telah memiliki 36 perisai Scudetto sejauh ini kendati harus mengakhiri musim ini tanpa trofi.

Ibra Girang
Tampaknya kemenangan AC Milan tidak terlepas dari kehebatan Zlatan Ibrahimovic (Ibra). “Ini trofi paling nikmat,” ujar Ibra setelah menggondol juara Serie A bersama AC Milan.

Striker veteran AC Milan tersebu girang bukan main setelah timnya menyegel trofi Serie A menyusul kemenangan 3-0 di markas Sassuolo, Minggu (22/5/2022) malam WIB.

Ibra turut mempersembahkan Scudetto ini kepada mendiang Mino Raiola, sang agen yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Di pekan ke-38 semalam, Milan patut berterima kasih kepada penyerang Olivier Giroud yang mengemas brace, selagi satu gol lainnya dicetak oleh Franck Kessie.

Sementara itu, Ibra yang masuk menggantikan Giroud di pertengahan babak kedua sempat menjebol gawang lawan di menit ke-78 namun VAR menganulirnya.

Adapun ini menjadi Scudetto pertama buat Milan setelah lebih dari satu dekade, tepatnya musim 2010/11 silam, di mana Ibra waktu itu masih memperkuat Rossoneri.

Seusai laga kepada DAZN, bintang asal Swedia itu mengatakan: “Ini adalah trofi paling nikmat yang pernah saya menangkan. Tim ini memang butuh seorang pilot.”

Tak ketinggalan, gelar kali ini turut didedikasikan eks Barcelona itu buat mendiang Mino Raiola yang baru berpulang beberapa waktu lalu.

“Ini untuk Mino Raiola. Ketika saya kembali ke Eropa, dia bilang ke saya bahwa saya telah membuat perubahan untuk AC Milan. Saya berkorban banyak.”

Bagaimana Masa Depan Ibrahimovic?
Pemain 40 tahun itu tak lupa membicarakan nasibnya setelah menjuarai Serie A.

“Masa depan saya? Saya harus melakukan sesuatu untuk menjadi lebih baik,” ucapnya.

“Soal operasi? Saya belum tahu. Pensiun? Tidak bisa saya katakan saat ini.” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.