Selasa, 28 Juni 22

Sertijab Panglima TNI Dipercepat Selasa Pagi

Sertijab Panglima TNI Dipercepat Selasa Pagi
* Panglima TNI Pimpin Sertijab Kasetum, Kapusjarah dan Kababek TNI, Senin (13/7/2015).

Jakarta, Obsessionnews – Ternyata, upacara militer serah jabatan (sertijab) Panglima TNI dari Jenderal TNI Dr Moeldoko kepada Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dilaksanakan pada Selasa (14/7/2015). Berarti setijab dipercepat, karena sebelumnya kepada wartawan, Jenderal Moeldoko mengatakan bahwa sertijab Panglima TNI dilakukan setelah Lebaran.

Menurut undangan dari pihak Puspen Mabes TNI kepada obsessionnews.com melalui pesan BBM, Senin (13/7), sertijab Panglima TNI segera dilaksanakan pada Selasa besok, pukul 08.00 WIB, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, yang akan dilanjutkan dengan jumpa pers.

Sementara itu, Senin hari ini, telah dilakukan sertijab Kasetum (Kepala Sekretaris Umum) TNI dari Mayjen TNI Hasan Saleh kepada Kolonel Inf Agus Yuniarto, Kapusjarah (Kepala Pusat Sejarah) TNI dari Brigjen TNI Zaedun kepada Kolonel Czi Darwin Haroen, dan Kababek (Kepala Badan Perbekalan) TNI dari Brigjen TNI Raharjo kepada Kolonel Arm Sudarto, di Mabes TNI.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa, soliditas dan sistem kerja TNI akan sangat tergantung kepada bagaimana sub sistem yang menjadi unsur organisasi di jajaran TNI dapat terinteroperabilitas dalam mengoptimalkan peran dan tugasnya yang secara sederhana dapat diimplikasikan secara hirarkis ke dalam kedua fungsi, yaitu: fungsi manajemen administrasi dan manajemen operasi, dimana manajemen administrasi disiapkan dan dilaksanakan dalam rangka mendukung operasi.

“Secara personel, optimalisasi peran dan tugas unsur organisasi yang menjadi sub sistem TNI akan sangat tergantung kepada kepemimpinan dan intelektualitas sebagai suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh pimpinan organisasi”, tutur Jenderal Moeldoko.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, inilah realitanya bahwa kemampuan ataupun potensi dari seorang pemimpin atau individu organisasi akan sangat menentukan prospektif organisasi kedepan. Tidak jarang perbedaan kemampuan ataupun potensi individu yang terlalu jauh baik perbedaan dari aspek sikap perilaku kerja atau karakter dari individu itu sendiri sering dilaksanakan dalam suatu organisasi menjadi hambatan dan kendala dalam membangun soliditas sistem dan manajemen kerja yang efektif.

Diakhir sambutannya Panglima TNI menekankan kepada Perwira sekalian untuk meningkatkan dan mengembangkan kapasitas dan kapabilitas diri karena kemajuan teknologi kedepan sangat tergantung kepada kopetensi para Perwira sekalian. Pengembangan kapasitas dan kapabilitas diri tersebut harus menjadi proses yang berkelanjutan karena tantangan TNI ke depan tidak semakin ringan. (Ars)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.