Jumat, 24 September 21

Separuh Kabinet Jokowi-JK Tetap Jatah Parpol

Separuh Kabinet Jokowi-JK Tetap Jatah Parpol

Jakarta – Teka teki struktur kabinet Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terjawab sudah. Setelah melalui proses panjang merumuskan pemerintahan baru bersama tim transisi, Presiden terpilih Jokowi akhirnya tetap akan mempertahankan struktur kabinet dari 34 kementerian. 16 diantaranya berasal dari partai politik dan 18 lainya dari kalangan profesional.

‎Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan struktur kabinet di pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baik dalam penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)  jilid I maupun jilid II. Misalnya saja di KIB jilid I, terdiri dari 16 kalangan parpol, dan 20 dari kalangan profesional, total menterinya sama 34, hanya ada penambahan jabatan setingkat menteri yakni Jaksa Agung dan Sekretaris Kabinet.

Dalam memberikan keterangan pers di rumah transisi, Jokowi bersama JK menyebut sedikit mengenai menteri yang akan dijabat oleh ‎profesional yakni menteri Keuangan, Menteri Negara BUMN, Menteri ESDM dan Menteri Pertanian. Sementara tiga kementerian koordinator (kemenko) tetap dipertahankan. Sedangkan posisi wakil menteri (wamen) dihapus, hingga tinggal satu wamen.

“Wamen sementara ini yang mungkin masih diperlukan di Kementerian Luar Negeri,” ujar Jokowi, Senin, (15/9/2014). Namun, Jokowi masih merahasiakan siapa nama-nama yang akan menduduki posisi menteri. “Kalau nama masih ada yang belum selesai,” terangnya.

Ketika ditanya wartawan soal janjinya untuk mengurangi keterlibatan elit parpol dalam kabinet, Jokowi dengan diplomatis menjawab: “Saya berikan contoh, negara tetangga Malaysia jumlah penduduknya 24 juta, kementeriannya ada 24. Nah kita 240 juta penduduknya, kementerian harusnya 240. Yang paling penting kita bangun kabinet yang kuat dan siap untuk bekerja, siap laksanakan program-program.”

Namun,  Jokowi juga tidak memberikan komentar ditanya soal merasionalkan pos 16 kementerian yang akan diisi oleh profesional parpol, mengingat hanya ada lima parpol pengusung Jokowi-JK.

Apakah ada tambahan partai pendukung di pemerintahan nanti? “Kita tidak bahas ke sana,” jawab Jokowi singkat.

Ia pun enggan menjabarkan lebih jauh ketika ditanya soal bagaimana menjelaskan kriteria 16 profesional parpol dalam kabinetnya untuk lima tahun mendatang. “Nanti disiapkan lagi kriteria menterinya seperti apa ya. Sudah final hanya nama belum selesai. Kita ingin agar ada ruang partisipasi publik berikan masukan,” kilah Jokowi mengelak. (Abn)

 

Related posts