Rabu, 20 Oktober 21

KPK Panggil Hasto, Senin Dimintai Keterangan

KPK Panggil Hasto, Senin Dimintai Keterangan

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengirimkan surat panggilan kepada Pelaksana tugas (Plt) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto‎ untuk hadir di KPK pada Senin (9/2/2015). Pemanggilan Hasto untuk dimintai keterangannya terkait tuduhan dia yang menyebut Ketua KPK Abraham Samad telah ikut bermain politik praktis.

Informasi itu disampaikan oleh ‎Deputi Pencegahan KPK Johan Budi. ‎Ia mengatakan, KPK perlu melakukan klarifikasi kepada publik untuk meluruskan tuduhan yang disampaikan oleh Hasto. Johan sendiri meyakini tuduhan Hasto tidaklah benar.

“Senin besok kita mengundang Hasto untuk hadir. KPK ingin tahu, selama ini KPK sebatas memberi imbauan untuk hadir,” tegasnya di Gedung KPK, Sabtu (7/2/2015).

Selain Hasto, Johan juga mengatakan, KPK berencana akan memanggil seluruh pihak yang disebut oleh Hasto pernah melakukan pertemuan dengan Abraham guna membahas persoalan politik, terutama berkaitan dengan keinginan Abraham yang disebut Hasto ingin dipilih menjadi menjadi wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

“Tentu tidak hanya pak Hasto yang kami undang, tapi sebagian orang yang mengaku bertemu dengan pak Abraham Samad. Siapa pun lah,‎” terangnya.

Karena itu, Johan berharap pada Senin depan Hasto mau memenuhi panggilan KPK, dan membawa semua bukti-bukti terkait tuduhannya terhadap Abraham. Sebab, ia memastikan surat sudah sampai kenangan Hasto karena KPK telah mengirim pada Jumat kemarin.

“Kami berharap pak Hasto hari Senin bisa hadir tentu dengan dukungan bukti-bukti yang selama ini dia sampaikan,” jelasnya.

‎Johan juga menambahkan, pemanggilan terhadap Hasto merupakan inisiatif KPK. Johan sendiri juga tidak mau tuduhan Hasto hanya sebatas opini publik yang disampaikan tanpa alat bukti. Sebab, dengan adanya pertemuan tersebut menjadi tolak ukur apakah KPK akan memutuskan untuk membuat komite etik atau tidak.

“Kalau sudah menyuarakan meminta KPK bentuk Komite Etik, inilah saatnya orang-orang itu bantu kami perlu ada Komite Etik,” tambahnya.

Sebelumnya, pada saat melakukan pertemuan dengan Komisi III DPR RI Rabu (4/2/2015) Hasto mengungkapkan bahwa telah melakukan pertemuan dengan Politisi PDI-P seperti Sekjen PDI-P saat itu Hasto Kumolo. Bahkan, Abraham disebut pernah ketemu dengan mantan Kepala BIN Hendropriyono dan mantan Deputi Tim Transisi Andi Widjojanto.

Pertemuan katanya, membahas mengenai persoalan politik pada saat menjelang Pilples 2014. Namun, Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, keterangan yang disampaikan Hasto masih minim. Sebab, Hasto hanya membawa bukti foto, tanpa ada rekaman atau video terkait percakapan Abraham dengan pihak-pihak yang dimaksud. (Albar)

Related posts