Minggu, 24 Oktober 21

Sengketa Golkar, Mahkamah Partai Tak Tunggu Putusan PN Jakbar

Sengketa Golkar, Mahkamah Partai Tak Tunggu Putusan PN Jakbar

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Hakim Mahkamah Partai Golkar Muladi menyampaikan untuk keputusan Sidang Mahkamah Partai Golkar ini harus dihadiri oleh kedua kubu yang bersengketa, yaitu kubu Munas Golkar Jakarta Agung Laksono dan kubu Munas Golkar Bali Aburizal Bakrie (ical). Hal tersebut untuk keberimbangan keputusan sidang nantinya.

“Keputusan harus dihadiri kedua belah pihak, mereka (kubu ical) kan belum mendengarkan tapi mereka sudah mau hadir. Itu suatu hal yang penting bahwa cover both side akan terjadi dan kalau sampai dia (ical) tidak datang kita putuskan. Saya yakin pasti mereka datang,” ujar Muladi usai Sidang Mahkamah Partai Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Jadi, lanjut Muladi, pada sidang minggu depan itu mendengarkan jawaban mereka dan saksi-saksi dari mereka (kubu Ical). Kemudian mereka bisa berinteraksi dengan tim ini dan akan bersidang sampai malam kalau perlu diputuskan malam.

“Harus malam itu diputus. Hasilnya kemudian diumumkan kalau ada yang tidak puas mereka bisa ke Pengadilan Negeri sampai ke Mahkamah agung,” katanya.

Menurut Muladi, kalau Ical menunggu hasil sidang PN Jakbar itu bisa saja. Namun dia meyakini kalau putusan dari PN Jakbar akan dikembalikan ke Mahkamah Partai Golkar. Jadi, kata Muladi, putusan Mahkamah partai tidak menunggu putusan dari PN Jakbar, mahkamah partai akan tetap memutuskan.

“Saya yakin putusan akan dikembalikan ke Mahkamah partai, jadi kita tidak menunggu hasil sidang PN Jakbar,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Partai Golkar hari ini (17/2) tengah menggelar sidang kedua Mahkamah Partai Golkar di DPP Partai Golkar. Namun, kubu Ical tidak hadir pada sidang tersebut dan kubu Ical akan hadir pada sidang berikutnya.(Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.