Kamis, 6 Agustus 20

Sempat Hilang di Gunung Guntur, Pendaki Ini Ditemukan Selamat Setelah ‘Disembunyikan’ Jin

Sempat Hilang di Gunung Guntur, Pendaki Ini Ditemukan Selamat Setelah ‘Disembunyikan’ Jin
* Gunung Guntur. (Foto: Jurnal Garut)

Jakarta, Obsessionnews.comSungguh beruntung! Seorang pendaki bernama Afrizal Putra Martian (16) asal Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, selamat setelah dikabarkan hilang sejak Sabtu (4/7/2020) di Gunung Guntur.

Afrizal ditemukan oleh seorang penjaga parkir dengan jarak yang cukup jauh dari pemberhentian di pos 3, tepatnya di sebuah batu besar dekat sumber mata air Citiis pada Minggu (5/7).

Berita tentang hilangnya pendaki Gunung Guntur ini menjadi trending topic di mesin pencari google. Pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Senin (6/7) pada pukul 11.15 WIB, berita ini ditelusuri lebih dari 5 ribu.

Penemuan Afrizal ini berawal dari Entis Sutisna (61) Warga Kampung Citiis, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut yang merupakan penjaga parkir menuturkan, Afrizal ditemukan sudah dalam keadaan lemas dan tanpa mengenakan pakaian. Ia yang juga ditemani oleh dua rekan korban berupaya mencari dan memanggil nama korban.

“Saya tawasul, berserah diri kepada Allah, karena semuanya bagaimana Allah. Setelah itu saya bertanya siapa namanya kepada yang menemani, disebutlah namanya Afrizal. Saya langsung berteriak memanggil Afrizal dan Alhamdulillah bisa ditemukan,” terangnya.

Dikutip dari laman merdeka.com, sebelumnya Afrizal bersama empat rekannya pergi untuk melakukan pendakian dan berkemah di Gunung Guntur pada Jumat (3/7) siang. Setelah itu kelima pendaki tersebut sampai dan mulai mendirikan tenda di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB petang.

Ketika malam tiba, mereka berlima diketahui sempat mengobrol di tenda hingga pukul 02.00 WIB, Sabtu dini hari (4/7) dan dilanjutkan untuk istirahat tidur namun ketika bangun pagi korban sudah tidak ada di tenda. Setelah kejadian tersebut, keempat rekannya langsung melaporkan kejadian tersebut di pos penjagaan.

Sementara itu, menurut Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan, ia membenarkan kejadian hilangnya seorang pendaki bernama Afrizal. Setelah mendapat laporan, jajarannya langsung mengecek ke lokasi kejadian atau sekitar awal korban hilang di wilayah Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler.

Menurut Entis, saat ditemukan Afrizal mengaku jika ia tidak mengetahui mengapa dirinya bisa ada di lokasi tersebut. Menurutnya, dirinya hanya sebatas tidur di dalam tenda bersama empat rekannya yang juga dari Cilawu. Lalu pagi hari ia sudah berada di lokasi dengan kondisi seperti itu.

Bahkan menurutnya, ia sempat melihat orang, namun tidak bisa memanggil dan orang yang dipanggilnya pun tidak bisa melihat ke arahnya.

“Saya sempat nanya, tadi sempat lihat ada orang atau engga. Dijawabnya melihat, tapi tidak bisa memanggil dan orang yang dilihatnya pun tidak melihatnya,” sebutnya.

Setelah ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB pagi, Afrizal pun langsung dikembalikan kepada orang tuanya di rumahnya. Mengingat keadaannya yang lemas dan beberapa bagian tubuhnya dipenuhi luka duri. “Kondisinya memang sudah terlihat lemas dan ada luka di bagian tubuhnya akibat duri saat ditemukan,” papar Entis.

Ia menambahkan bahwa hilangnya pendaki sebelumnya juga pernah terjadi sekitar 10 tahun lalu. Ketika itu, seorang insinyur sedang melakukan pendakian dikabarkan hilang dan baru bisa ditemukan setelah 4 hari melakukan pencarian.

“Sama kondisinya juga telanjang saat ditemukan. Kalau menurut mitosnya mah ya kata Afrizal itu diumpetin (disembunyikan) jin. Bisa karena sompral atau karena melanggar larangan,” tutupnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.