Minggu, 24 Oktober 21

FAM Indonesia Cetak Penulis Cerdas dan Produktif

FAM Indonesia Cetak Penulis Cerdas dan Produktif
* Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia merayakan ulang tahun ke-4, Rabu (2/3/2016) di kantor pusat FAM Indonesia, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kediri, Obsessionnews – Asyik! Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, salah satu komunitas penulis terkemuka di Indonesia, merayakan HUT-nya ke-4 Rabu (2/3/2015). Puncak milad ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama di kantor pusat FAM Indonesia, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim). (Baca: FAM Indonesia Sebarkan Semangat Cinta Menulis)

Anggota FAM Indonesia didominasi pelajar dan mahasiswa.
Anggota FAM Indonesia didominasi pelajar dan mahasiswa.

Sebelumnya, tim FAM Indonesia dan anggota FAM lainnya yang berdomisili di kota-kota di Jatim membedah novel Senyum Gadis Bell’s Palsy karya Sekretaris Jenderal (Sekjen) FAM Indonesia, Aliya Nurlela. (Baca: Sakit Parah, Motivasi Terbesar Aliya Nurlela Jadi Penulis)

Tampil sebagai pembicara Muhammad Subhan (penulis dan Ketua Umum (Ketum) FAM Indonesia), Suprapno (Ketua FAM Cabang Tulungagung), dan Arifa (guru) sekaligus menjadi moderator acara itu. (Baca: Muhammad Subhan, Motor Penggerak Forum Aktif Menulis Indonesia)

Dalam kesempatan tersebut juga dikukuhkan nama-nama pengurus FAM Cabang Lamongan yang dikoordinir oleh Fathurrahim Suyadi. Selain itu, siswa-siswa nominator dan pemenang lomba cipta puisi FAM Indonesia 2016 se-Kabupaten Kediri juga diundang mengikuti acara itu.

“Selamat milad ke-4 FAM Indonesia. Semoga semakin jaya dan mencetak generasi penulis yang cerdas dan produktif,” ujar Qinawatun Nisa, siswi MA Hasanuddin Pare, yang mengikuti acara tersebut.

Perayaan milad dan bedah buku tersebut, menurut siswa lainnya, sangat bermanfaat, karena mendekatkan mereka dengan para penulis yang telah berkarya sekaligus mereka dapat memetik ilmu dan pengalaman dari acara itu.

Sinar kegembiraan terpancar dari wajah pengurus dan anggota FAM Indonesia saat merayakan milad ke-4, Rabu (2/3/2016).
Sinar kegembiraan terpancar dari wajah pengurus dan anggota FAM Indonesia saat merayakan milad ke-4, Rabu (2/3/2016).

“Kami berterima kasih dapat mengikuti acara ini dan mengambil banyak ilmu bermanfaat. Setelah ini kami ingin aktif berkarya,” ujar Gusti, pelajar MA Maarif NU Kepung, Kediri.

Sementara itu Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela menyebutkan, di usianya yang ke-4 FAM Indonesia telah melalui proses panjang di dunia literasi, meski banyak yang harus dibenahi. Sejumlah cabang FAM di kota-kota besar di Indonesia telah terbentuk, dan anggota didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Di tahun 2016 FAM Indonesia berupaya menjangkau keanggotaan yang lebih luas lagi, dan saat ini FAM Indonesia terbuka untuk umum dari berbagai latar belakang,” ujar penulis novel Lukisan Cahaya di Kota Galuh ini.

Sedangkan Ketum FAM Indonesia, Muhammad Subhan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota FAM Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri yang telah ikut membesarkan komunitas ini.

“Tanpa keaktifan seluruh anggota FAM Indonesia, komunitas ini tidak pernah ada. Mari terus berkarya,” ujar Subhan yang juga penulis novel Rumah di Tengah Sawah. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.