Sabtu, 21 Mei 22

Semester 1 Garuda Peroleh Laba Bersih Rp392,6 Miliar

Semester 1 Garuda Peroleh Laba Bersih Rp392,6 Miliar

Bandung, Obsessionnews – Manajemen Garuda Indonesia Tbk memastikan tetap fokus pada upaya melanjutkan pertumbuhan bisnis pada semester satu tahun 2015, mengingat kerugian yang sempat dialami maskapai “flag carrier” Indonesia pada tahun sebelumnya.

“Kami menyadari adanya perhatian yang begitu besar dari masyarakat Indonesia terhadap maskapai kebanggan kita ini. Jiwa patriotik yang muncul di Hari Kemerdekaan ini juga sejalan dengan sikap manajemen Garuda Indonesia yang berjuang untuk tetap bisa mempertahankan keunggulan bisnis tidak saja dalam lingkup domestik, tetapi juga dalam persaingan internasional,” kata Plh. VP Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, Minggu (16/8)

Ikhsan menjelaskan terkait dengan pemberitaan yang muncul di media massa mengenai Garuda Indonesia. Manajemen Garuda Indonesia menyikapinya untuk tetap fokus mengingat tantangan besar di masa depan.

“Untuk itu Garuda Indonesia berusaha keras mencari komparasi produk yang sesuai kebutuhan dengan mencari peluang yang bisa memenuhi strategi bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang. Apakah itu Airbus, atau Boeing belum dipastikan. Paris Air Show adalah ajang yang besar berskala internasional bagi industri pesawat terbang untuk memamerkan keunggulan teknologi masa depan yang harus dilihat oleh pelaku bisnis penerbangan,” katanya.

Ia menjelaskan dalam pameran kedirgantaraan para produsen tentunya menawarkan berbagai produk unggulannya, sehingga memudahkan Garuda Indonesia untuk melihat perbandingan pesawat yang ditawarkan.

Aksi korporasi yang dilakukan Garuda Indonesia selaku perusahaan publik tentu akan patuh pada regulasi yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aturan pasar modal, dan ketentuan keuangan lainnya yang menekankan prinsip Good Corporate Governance atau GCG.

Manajemen garuda memprediksi dalam tiga tahun ini pengaruh perekonomian global masih memberikan tekanan terhadap Garuda, sehingga membuat manajemen mengambil tindakan yang paling rasional yaitu melakukan konsolidasi grup perusahaan dengan mengkaji kembali seluruh aktivitas bisnis Garuda Indonesia Group, termasuk perencanaan operasional.

“Sejak awal manajemen Garuda Indonesia sudah bertekad untuk bekerja keras membenahi dan membawa Garuda Indonesia semakin maju. Dan kita mengawali semester satu dengan hasil yang positif dari posisi yang merugi sebelumnya,” tambah Ikhsan.

Pada semester I-2015 ini, Garuda membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar 29,3 juta dollar AS atau Rp392,6 miliar (dengan kurs Rp 13.400 per dollar AS). Angka tersebut meningkat 114,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana saat itu Garuda tercatat merugi 201,3 juta dollar AS. Peningkatan kinerja operasional di antaranya ditandai dengan peningkatan market share atau jumlah penumpang yang diangkut oleh Garuda dan Citilink (anak perusahaan). (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.