Rabu, 8 Februari 23

Semakin Sengit Perseteruan Habib dan Pendukung Ahok

Semakin Sengit Perseteruan Habib dan Pendukung Ahok
* Habiburokhman, Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, berjanji akan terjun dari tugu Monumen Nasional (Monas).

Jakarta, Obsessionnews – Habiburokhman, Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, berjanji akan terjun dari tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Pusat, jika KTP yang dikumpulkan relawan Teman Ahok mencukupi mendukung Ahok maju di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selain itu Habib, panggilan akrabnya, tak percaya dengan jumlah ratusan ribu KTP yang telah berhasil dikumpulkan Teman Ahok. Teman Ahok secara rutin meng-update perolehan KTP di website www.temanahok.com. Habib mengaku Ia pernah menemui seorang relawan Teman Ahok dan minta bukti. Relawan itu menjawab yang bisa membuktikannya adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Perseteruan antara Habib dan pendukung Ahok masih terus berlangsung, dan bahkan semakin sengit. Beberapa netizen melancarkan serangan terhadap Habib lewat Twitter pada Minggu (17/4/2016). Netizen berakun Twitter @ishaksetia_1414 mengkritik Habib yang meminta bukti pada Teman Ahok. Habib dinilai bukan orang berpengaruh.

“@habiburokhman ngapain tman ahok mau bktiin sma ente,mang ente siapa,ente bkan orang brpengaruh,ente cma psuruh ga lbih dan g kurang,” kicau @ishaksetia_1414, Minggu (17/4/2016)

Tweet itu langsung ditanggapi oleh Habib yang berakun @habiburokhman,”Makanya jgn bantah kalau gua bilang bohong.”

Kritikan juga datang dari akun @opung231,” Pagi bang habib. Anda masih muda tapi anda kok berhati jahat ya. Tobat dan insyaf ya om ??

Yg jahat itu maleng sumber waras, bilangin rakyat miskin maling dan pendukungnya,” jawab Habib.

Sementara itu akun @ary_wong menulis,”Bib @habiburokhman ini ngeri loh,gak kasian sama gerindra yah.org2 nya tukang ngibul.Pemilu depan naas nih parte.”

Habib menjawab,”Yg ngibul itu yg ngaku cukup KTP tapi gak berani buktiin.

Akun @W_Sukaryo menuding Habib numpang beken dari Ahok. Karena tak dapat dipungkiri sebelum berjanji akan terjun dari Monas Habib tak dikenal oleh masyarakat. Selain itu akun @W_Sukaryo tak yakin Habib berani merealisasikan janjinya.

Lebih gak percaya lagi kalau @habiburokhman berani jalanin twitan dia. Numpang beken dr @basuki_btp aja pake malu2..,” tulis akun @W_Sukaryo.

Habib menjawab,”Muka gua mmg lebih keren dr Ahok.”

Akun @AbdiDalem3000 berkomentar di sisa hidupnya Habib akan menanggung malu,karena setiap melihat dia orang akan ingat Monas. Menanggapi hal ini Habib mengatakan ia justru bangg, karena berani membongkar kebohongan.

Seperti diketahui janji Habib akan terjun dari Monas ia tulis di akun Twitternya, Jumat (26/2). “12) Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon. #KTPdukungAhokcumaomdo???

Ahok, sapaan akrab Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, akan maju di Pilkada tahun depan melalui jalur independen. Ia menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai wakilnya di Pilkada DKI 2017. Duet Ahok-Heru yang diusung Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3). Untuk itu Ahok-Heru membutuhkan dukungan sejuta KTP. Gerakan penggalangan sejuta KTP dilakukan oleh Teman Ahok sejak Jumat (11/3).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan calon independen di Pilkada DKI didukung minimum 532.000 KTP. Ternyata perolehan KTP yang dikumpulkan Teman Ahok melampui persyaratan minimum dari KPU. Hingga Sabtu (16/4) telah terkumpul 608.451 KTP. Kendati demikian Teman Ahok tetap bermanuver mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Alasannya apabila ada KTP yang diverifikasi KPUD DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Habiburokhman Pertanyakan Apa Benar Semua KTP Dukung Ahok?

Kalau Diledekin Melulu, Habiburokhman Terjun Beneran dari Monas

Beredar Meme ‘Saksikan Habiburokhman Show’

Ahok dan Nazar Habiburokhman Terjun dari Monas

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.