Senin, 18 November 19

Selain Setnov, Ada Empat Koruptor Lain yang Tertangkap Plesiran

Selain Setnov, Ada Empat Koruptor Lain yang Tertangkap Plesiran
* Setya Novanto menggunakan topi tertangkap keluar lapas bersama istrinya (Foto: Medsos)

Jakarta, Obsessionnnews.com – Selalu ada akal bagi mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) untuk keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Dengan memanfaatkan izin berobat ke Rumah Sakit Santosa, Bandung pada Jumat, 14 Juni 2019, Setnov leluasa keluar plesiran di Kota Bandung.

 

Baca juga:

Cara Setya Novanto Kecoh Petugas Lapas

Demi Tutupi Uang Pengganti Kasus e-KTP, Setnov Bakal Jual Rumah?

Nyanyian Setnov, Puan Maharani dan Efek Elektoral di Tahun Politik

 

Modusnya Setnov beralasan ingin membayar tagihan rumah sakit, tapi ditunggu-tunggu ia tak juga muncul. Baru pada sore harinya Setnov diketahui sedang berada di toko bahan bangunan di kawasan Padalarang, Bandung bersama istrinya, Deisty Tagor.

Kasus Setnov keluar dari Lapas bukan kali pertama. Sebelumnya banyak juga para terpidana koruptor yang ditahan di Lapas Sukamiskin keluyuran dengan leluasa. Modusnya mereka selalu memanfaatkan izin. Setnov pun akhirnya dipindah ke Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selain Setnov, ada empat koruptor yang tertangkap keluar dari lapas Sukamiskin. Mereka adalah:

1. Anggoro Widjojo

Narapidana kasus korupsi pengadaan sistem komunikasi radio terpadu Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo, juga pernah keluar lapas. Dia empat kali kepergok berada di Apartemen Gateway, Bandung pada Desember 2016 sampai awal 2017.
Anggoro akhirnya dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, pada 7 Februari 2019.

2.Lutfhi Hasan Ishaaq

Narapidana kasus suap Impor Sapi sekaligus mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera juga berhasil mengelabui petugas lapas untuk keluar mengunjungi rumahnya di Kompleks Panorama Alam Parahyangan. Diduga Luthfi kerap mengunjungi ke rumahnya dengan manfaatkan izin sakit.

3. Fahmi Darmawansyah

Narapidana kasus korupsi pengadaan satelit monitoring di Badan Kemanan Laut, Fahmi Darmawansyah beberapa kali keluar bebas dari lapas. Tak tanggung-tanggung untuk melancarkan aksinya ia memberikan suap berupa mobil kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husein.

Baik Fahmi dan Wahid akhirnya di tangkap KPK dalam operasi tangkap tangan. Selain itu, dalam sidang juga terungkap, Fahmi mengelola bilik asmara yang ia sewakan kepada narapidana lainnya. Ia telah divonis 3,5 tahun penjara dalam perkara ini.

4. Tubagus Chaeri Wardana (Wawan)

Terpidana kasus suap sengketa Pilkada Lebak, Banten, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan ketahuan tak berada di selnya saat KPK melakukan OTT di Lapas Sukamiskin pada Juli 2018.

Dalam persidangan terdakwa kasus suap Sukamiskin, KPK mengungkap bahwa pada hari itu, Wawan sedang berada di sebuah hotel di Bandung. Dalam rekaman CCTV yang diperlihatkan jaksa di persidangan, Wawan berkunjung ke hotel bersama seorang perempuan muda. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.