Rabu, 25 Mei 22

Sel ISIS Pelaku Teror Sarinah

Sel ISIS Pelaku Teror Sarinah

Jakarta, Obsessionnews – Pihak Kepolisian RI memastikan, sel ISIS di Indonesia yang sebelumnya pernah mengancam akan melakukan aksi teror pas pergantian akhir tahun, terbukti melakukan aksinya hari ini, Kamis (14/1).

Wakapolri Komjen Polisi Budi Gunawan mengatakan, dari hasil deteksi polisi, memang ada komunikasi antara kelompok Suriah, Bahrun Nain dengan Abu Jundi dari kelompok Solo.

“Kelompok Solo ini membuat persiapan-persiapan dengan anak-anak selnya untuk melakukan apa yang disebut dengan “konser bom” yang harusnya dimainkan pada malam Tahun Baru. Tapi karena kita bisa antisipasi, maka baru kali ini mereka laksanakan,” kata Budi Gunawan.

Ketika ditanya, apakah ini serangan ISIS, sama dengan konteks serangan di paris, Budi menjawab, “Yes, betul.”

Menurut Budi, sementara ini polisi menemukan senjata jenis FN. “Ada juga bom, ada granat yang masih aktif yang saat ini sedang kita sterilkan,” ujar Budi.

Budi Gunawan juga mengatakan bahwa ada satu warga negara asing yang meninggal dunia. “Saat ini kita masih dalami, dia pelaku atau warga biasa,” tambahnya.

Namun keterlibatan sel ISIS dalam aksi teror Sarinah dibantah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.

“Ini jelas terorisme tapi tidak ada indikasi ini terkait dengan ISIS,” ujar Sutiyoso di lokasi kejadian teror Sarinah.

Sedangkan Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan sudah berada di lokasi kejadian. Begitu juga Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.  Menurut kabar, Presiden RI Jokowi dengan menggunakan helikopter sedang ‘terbang’ dari Cirebon, untuk mendarat di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Selanjutnya menggunakan mobil kepresidenan menuju ke lokasi.

Secara terpisah, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan mengutuk keras aksi teror ledakan bom di Sarinah tersebut. LBH Keadilan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Negara tidak boleh kalah oleh sekelompok orang yang melakukan teror. Harus diingat, hak rasa aman merupakan hak setiap orang yang harus dijamin oleh negara!” seru  Ketua Pengurus LBH Keadilan Abdul Hamim Jauzie.

Di sisi lain, tegas dia, LBH Keadilan mempertanyakan kinerja BIN yang dipimpin Sutiyoso.

“Kami kecewa, karena BIN gagal melakukan deteksi dini. BIN harus menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran. Jangan sampai terulang di masa yang akan datang,” tuturnya. (rez)

Baca juga:

Bom Meledak di Depan Sarinah

Jokowi Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Bom Jakarta

Jokowi Kecam Bom Jakarta

Menko Polhukam: Pasca Teror Bom, Jakarta Telah Aman

Pasca Teror Bom Sarinah, Kedubes-kedubes di Jakarta Biasa Saja

ISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Teror Jakarta

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.