Rabu, 8 Februari 23

Sekjen PDI-P Jangan Lindungi Kader yang Terseret Korupsi!

Sekjen PDI-P Jangan Lindungi Kader yang Terseret Korupsi!
* Hasto Kristianto

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Sekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik menilai, Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto terlalu melindungi kader PDI-P yang terseret kasus korupsi KTP-el. Karena itu, Hasto diminta berlaku kesatria sebagaimana yang dulu dilakukan oleh para pengurus Partai Demokrat.

Anak buah SBY ini menyarankan agar Sekjen PDI-P yang kini menjadi partai penguasa mestinya meniru Partai Demokrat yang walaupun dulu menjadi partai penguasa tidak pernah melindungi kadernya yang terseret kasus kroupsi.

Nashidik melontarkan lima nasihat untuk Hasto. Pertama, Sekjen PDI-P tersebut harus meneladani Partai Demokrat. Meski sedang memimpin pemerintahan Demokrat tidak pernah melindungi kader yang tersangkut kasus korupsi.

“Tirulah teladan Partai Demokrat. Meski pahit, jangan lindungi kader yang nyata disangka terlibat kasus Korupsi. Bela Partai dengan cara yang benar, cara yang ksatria, yakni dengan menunjukkan kepatuhan dan keterbukaan pada proses hukum. Tak perlu menangis, apologis dan mengasihani diri sendiri,” tegasnya dalam keterangan persnya, Jumat (23/3/2018).

Yang kedua, lanjutnya, Hasto jangan sampai menjadi orang yang memusuhi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atau paling tidak jangan menghalangi kewajiban KPK mengusut dan memberantas korupsi. Kalau perlu menurut dia Hasto harus bersikap pro-aktif membantu tugas KPK.

“Ketiga, jangan buat publik bingung dengan pernyataan bodoh. Dalam persekongkolan korupsi, tidak mengenal istilah oposisi. Justru publik mahfum siapa pun otak korupsi E-KTP, ia atau mereka perlu mengajak dan menyuap lebih dulu pihak yang menunjukkan sikap oposisional terhadap proyek triliunan itu. Agar proyek lancar,” tuturnya.

Keempat, Hasto jangan sampai terlampau tinggi hati dengan memandang PDI-P tinggi. Nashidik mengingatkan bahwa masyarakat sekarang ini mengalami kesulitan hidup yang diakibatkan kebijakan pemerintahan.

“Kelima, kalau bisa jangan musuhi partai lain. Belum tentu partaimu lebih baik atau lebih bagus. Jangan suatu hari saat kalian butuh dukungan, kalian ditinggalkan sendirian,” tandas Wakil Sekjen Partai Demokrat. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.