Selasa, 21 September 21

Sejumlah Artis Datangi Mabes Polri

Sejumlah Artis Datangi Mabes Polri
* Para artis diterima Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso. (Asma)

Jakarta, Obsessionnews – Terkait maraknya pembajakan hak cipta lagu, sejumlah artis mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Rabu (27/5/2015). Mereka mengadukan maraknya pembajakan di Indonesia sudah menjadi ‘budaya’ yang perlu ditindak tegas. Pasalnya, pembajakan tidak mengembangkan daya kreativitas dan inovasi seseorang untuk berkarya.

Vokalis Dewa 19 Elvando Mekel atau dikenal Once Mekel menyatakan maksud kedatangan mereka di Mabes Polri bukan hanya menegakkan keadilan terhadap seniman atau aktor saja, namun untuk memerangi pembajakan di segala bentuk hasil karya. “Ini bukan masalah mendasar hanya di seniman saja, sebab ketika hak cipta tidak dihormati maka kreatifitas dan inovasi tidak bergairah,” ungkapnya kepada obsessionnews.com.

Vokalis Dewa 19 Elvando Mekel atau dikenal Once Mekel
Vokalis Dewa 19 Elvando Mekel atau dikenal Once Mekel

Menurut Vokalis pria terbaik Indonesia ini, terkungkungnya daya kreatif dan inovasi seseorang akan mengakibatkan masyarakat tidak memiliki daya saing. “ Pembajakan masyarakat hanya akan jadi masyarakat konsumtif dan kita akan kalah dengan bangsa-bangsa lain,” tandasnya.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat kalau sekarang ini kita menghadapi masalah mengenai hak karya itu. Masyarakat perlu menyadari hak cipta itu bagian kemajuan bangsa, sebab kemajuan bangsa itu tergantung sekali dengan hak cipta dan kreatifitas,” terangnya.

Vokalis Dewa 19 Elvando Mekel atau dikenal Once Mekel
Vokalis Dewa 19 Elvando Mekel atau dikenal Once Mekel

Vokalis kelahiran Makassar ini pun menilai maraknya pembajakan di Indonesia sudah menjadi persoalan bangsa, bukan hanya persoalan personal para artis.

“Masalah kita bukan masalah seniman atau masalah artis ini masalah bangsa, mungkin kita mulai dari artis karena yang kelihatan itu. Bukan saja melindungi soal lagu tapi segala prestasi harus dilindungi dan diapresiasi,” tuturnya.

“Tanpa ada jaminan perlindungan hak cipta dari negara maka tidak ada rangsangan untuk mencipta. Bukan saja soal lagu, misalnya berprestasi untuk membuat busana, baju atau mainan itu semua memerlukan perlindungan hak cipta,” ujar Once.

Once Mekel saat diwawancarai Obsessionnews di Mabes Polri.
Once Mekel saat diwawancarai Obsessionnews di Mabes Polri.

Melalui UU No.28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, Once berharap adanya penekanan hukum (Polri) atas hak cipta di Indonesia lebih disegani, dibanding barang bajakan. “Pada akhirnya kan lebih menghormati hak cipta dan masyarakat akan lebih kreatif. Hormatilah hak cipta, karena hak cipta itu prasyarat bagi kemajuan bangsa,” imbaunya. (Asma/Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.