Selasa, 26 Oktober 21

Segera Reformasi Regulasi Angkutan Darat!

Segera Reformasi Regulasi Angkutan Darat!
* Pandji R Hadinoto.

Jakarta, Obsessionnews – Kontroversi antara angkutan online (AOL) yang disediakan oleh jasa seperti GoJek, Uber, Grabbike dan sejenisnya versus angkutan umum reguler (AUR), yang disediakan oleh jasa seperti Bluebird, Express, Kopaja dan sejenisnya), kini mencuat ditandai oleh unjuk rasa pengemudi AUR pada hari Senin 14 dan 22 Maret 2016 yang kini dirasa kontraproduktif.

“Dinamika kemajuan teknologi informatika yang diapresiasi bagi kepentingan umum seyogjanya diakomodasi oleh pemerintah selaku regulator. Apalagi manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat banyak, baik konsumen angkutan kota maupun operator dan penyedia AOL itu sendiri, yang terbukti telah membuka peluang kesempatan kerja publik mandiri berikut solusi bagi ekonomi kesejahteraan rakyat (ekokesra) di tengah krisis ekonomi yang berkepanjangan ini,” kata Pandji Dr Ir R Hadinoto MH, Ketua DHD 45 Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Oleh karena itu, menurut Pandji, pandangan legal/ilegal tidak relevan mengemuka, begitu juga aspek ikutan seperti menurunnya konsumen AUR, yang seharusnya disikapi sebagai tenggang penyesuaian menuju titik keseimbangan dinamis berikutnya.

“Dalam sikon seperti ini, pemerintah perlu kerja cepat untuk pembentukan regulasi terbarukan yang mengatur harmonisasi keberadaan AOL dan AUR beriringan saling melengkapi bermodus operandi zona, strata, tarif berkeadilan, perpajakan yang lebih berkeadilan dan kelonggaran perioda uji kendaraan roda empat dan lain sebagainya,” tandas mantan aktivis ITB ini.

Ia menegaskan, harmonisasi tersebut disarankan dengan tetap didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan seperti sila kelima Pancasila, yakni  “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, dan Pasal 33 UUD 45 yakni “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan”, dan “Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara”. Serta diimbau agar semua pemangku kepentingan dapat tetap memelihara persatuan Indonesia (Sila ketiga Pancasila) berdasarkan jiwa dan semangat nilai-nilai 45. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.