Minggu, 24 Oktober 21

Segera Disidang, Tapi SDA Masih Serang KPK

Segera Disidang, Tapi SDA Masih Serang KPK

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK telah menuntaskan proses penyidikan perkara mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA). Dengan demikian, berkas tersangka kasus korupsi dana haji itu akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan untuk persiapan persidangan di Pengadilan Tipikor.

“Hari ini saya tepat empat bulan ditahan KPK dan pada hari ini telah dinyatakan P21,” ujar Suryadharma Ali di gedung KPK, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (7/8/2015).

Meski akan segera disidang, namun Suryadharma Ali hingga kini belum menerima dirinya dijadikan sebagai tersangka oleh KPK. Belum diketahuinya kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi salah satu alasannya mengapa dia menilai KPK bertindak sewenang-wenang.

“Nah sekarang barang buktinya apa,? 11 bulan saya jadi tersangka barang buktinya tidak ada. Barang bukti yang paling utama dalam korupsi itu adalah kerugian negara, nah selama 11 bulan belum ditemukan,” ungkapnya.

Menurutnya BPK sebagai lembaga negara yang berwenang melakukan penghitungan kerugian negara, hingga saat ini belum memastikan berapa nilai kerugian negara yang diakibatnya dari kasus korupsi yang disangkakan kepada dirinya. Adapun nilai kerugian versi KPK senilai Rp 1,8 triliun baru bersifat sementara.

“Belum ada sampai sekarang. Ditambah lagi saya ditahan 4 bulan, hari ini ada P21, nah sampai hari ini kita gak tau. Ditambah lagi dengan DOM. Saya tanya, DOM ini pelanggaran hukumnya mana, nggak dijawab, kerugian negaranya di mana, ga dijawab. Jadi apa dasarnya?” tanya mantan Ketua Umum PPP itu dengan nada kesal.

KPK menetapkan Suryadharma Ali sebagai tersangka dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013 pada 22 Mei 2014. Pada kasus tersebut, SDA disangka telah menyalahgunakan wewenang dan melakukan perbuatan melawan hukum selaku Menteri Agama sehingga negara diperkirakan rugi lebih dari Rp 1 triliun.

KPK juga menetapkan Suryadharma sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2011 dan tersangka dana operasional menteri (DOM) tahun Anggaran 2011-2014 di Kementerian Agama. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.