Sabtu, 2 Juli 22

Sebelum Hanyut, Anak Ridwan Kamil Sempat Teriak “Tolong…!”

Sebelum Hanyut, Anak Ridwan Kamil Sempat Teriak “Tolong…!”
* Foto profil Instagram Emmeril Kahn jadi sorotan netizen dikaitkan kejadian 26 Mei 2022. (Foto: Instagram @emmerilkahn)

Ternyata putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, sempat berteriak meminta tolong sesaat setelah terbawa arus Sungai Aare di Swiss.

Hal ini diungkapkan Perwakilan Keluarga Gubernur Jawa Barat, Elpi Nazmuzzaman dari cerita keluarga yang berada di lokasi kejadian.

Pada saat kejadian, Eril berenang bersama adiknya Camillia Laetitia Azzahra dan seorang teman yang memang sudah lama tinggal di Swiss. Kedua orang tersebut telah naik ke daratan sesaat sebelum kejadian.

“Pada saat kejadian informasi dari keluarga, memastikan dua sudah sampai. Mungkin ada sesuatu yang tidak terduga terbawa hanyut, Eril berteriak ‘help’ (tolong.. !),” kata Elpi, dalam konferensi pers, Sabtu (28/5/2022).

Setelah itu keluarga mencari keberadaan Eril. Ternyata warga sekitar yang mengetahui kejadian itu juga langsung menghubungi pihak kepolisian.

“Teriakan ‘help’ ini terdengar oleh warga yang ada di pinggir sungai dan menelepon polisi. Jadi laporan keluarga pada saat bertemu dengan polisi mungkin ada di hilir, posisinya polisi sudah tahu,” jelasnya.

Elpi mengungkapkan, Eril memastikan keamanan sebelum berenang saat itu. Termasuk memilih lokasi dan orang yang akan berenang dan memastikan ibunya, Atalia Kamil juga tidak ikut turun saat itu.

Dalam konferensi pers, Elpi terlihat beberapa kali berhenti sejenak, sedikit terisak tak kuasa menahan cemas dan kesedihannya atas terjadinya musibah ini. Diketahui Elpi merupakan adik kandung Ridwan Kamil.

Proses pencarian oleh tim SAR telah dilakukan tak lama setelah mendapatkan laporan. Pada Sabtu (28/5/2022) pagi waktu setempat pencarian juga akan kembali dilakukan.

“Pencarian dimulai 8:30 waktu Swiss atau setengah 2 nanti WIB hingga selesai, hingga cuaca memungkinkan dilakukan proses pencairan. Disesuaikan perkembangan di lapangan,” kata Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad.

Pencarian juga akan dilakukan lebih insentif dengan bantuan drone dan kapal pencari. Sementara jangkauan pencarian sejauh 8 km menuju wilayah Walensee.

“Metode lebih intensif, dengan boat search juga menggunakan drone menyisir tepian sungai Aare dan melakukan penyelaman. Penyelaman disesuaikan dengan situasi misalnya air keruh bekas salju atau hujan,” jelasnya. (CNBCIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.