Senin, 30 November 20

Sebanyak 111 Rumah di Pangandaran Terendam Banjir

Sebanyak 111 Rumah di Pangandaran Terendam Banjir
* Banjir rendam pemukiman warga di Pangandaran, Jawa Barat (Foto : BNPB)

Jakarta, Obsessionnews.com – Bencana banjir dan longsor merenggut dua korban jiwa di Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Selain itu, sebanyak 111 KK atau 311 jiwa juga terdampak bencana yang dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil tersebut.

Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyatakan bahwa pendataan sementara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran, sedikitnya 111 rumah yang berada di enam desa dan empat kecamatan terendam banjir.

Adapun rincian desa yang terdampak meliputi Desa Pasirgeulis dan Desa Karangmulya di Kecamatan Padaherang, Desa Jadikarya di Kecamatan Langkaplancar, Desa Cikalong di Kecamatan Sidamulih dan Desa Bojong di Kecamatan Parigi. Selain itu, tim gabungan yang dihimpun BPBD Kabupaten Pangandaran bersama masyarakat melakukan evakuasi korban yang tertimbun tertimbun longsoran.

“Hingga saat ini pihak BPBD Kabupaten Pangandaran dan instansi terkait melakukan koordinasi dan assesment ke lokasi kejadian serta distribusi logistik,” tutur Raditya dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, menurut prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Provinsi Jawa Barat masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang hingga Rabu (28/10/2020) esok hari.  Selain wilayah Jawa Barat, provinsi lain yang juga memiliki potensi prakiraan cuaca serupa adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat dan Papua.

“Melihat dari hasil prakiraan cuaca tersebut, kami meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. (Has)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.