Jumat, 27 Mei 22

Sebagian Pendukung Republik Menolak Trump

Sebagian Pendukung Republik Menolak Trump

Amerika – Sekitar separuh pemilih AS dan hampir seperlima pemilih Partai Republik ingin calon presiden Donald Trump mundur dari persaingan pilpres, demikian menurut sebuah jajak pendapat baru.

Sekitar 19 persen dari Partai Republik berpendapat bahwa Trump harus mundur, 70 persen berpendapat dia harus tetap bertahan dan 10 persen mengatakan mereka “tidak tahu,” menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada hari Rabu (10/8) .

Di antara para pemilih yang terdaftar, 44 persen ingin Trump membatalkan pencalonan dirinya.

Jajak pendapat yang dilakukan 5-8 Agustus itu, menyoroti friksi tajam dalam Partai Republik terkait pencalonan Trump.

Pada Selasa (9/8), Trump kembali melahirkan kontroversi baru setelah dia mengemukakan komentar yang ditafsirkan sebagai ancaman kekerasan oleh aktivis pendukung senjata melawan saingan Hillary Clinton.

Akhir bulan lalu, Trump menghadapi kritik hebat setelah menghina orang tua dari seorang tentara Muslim Amerika tewas selama Perang Irak.

Sejumlah tokoh di Partai Republik terkemuka menolak mendukungnya, menyusul pernyataan berbagai kontroversialnya dan usulan politik untuk sementara melarang Muslim memasuki Amerika Serikat dan pembangunan dinding di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Pada hari Senin, 50 pakar keamanan nasional dari partai Republik mengeluarkan surat terbuka dan menyatakan mereka tidak akan memilih Trump dalam pilpres bulan November nanti seraya menilai “dia tidak memiliki karakter, nilai-nilai, dan pengalaman” untuk menjadi presiden. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.