Rabu, 8 Desember 21

Sebagai Ibu Kota ASEAN, Jakarta Tak Dimanfaatkan

Sebagai Ibu Kota ASEAN, Jakarta Tak Dimanfaatkan
* Yusril Ihza Mahendra.

Jakarta, Obsessionnews – Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, mengkritisi posisi Jakarta sebagai ibu kota ASEAN. Menurutnya, posisi Jakarta sebagai ibu kota bagi asosiasi negara-negara di Asia Tenggara itu tidak dimanfaatkan secara maksimal.

“Kita sudah lama menjadi ibu kota ASEAN. Sayangnya, kita tidak pernah memanfaatkan dengan maksimal,” cetus Yusril di DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Seharusnya, lanjut Yusril, Jakarta bisa menjadi pusat kegiatan politik, sosial, ekonomi ASEAN. Pasalnya, sebagai Ibu Kota ASEAN, Jakarta menjadi tempat bagi sejumlah negara di Asia Tenggara membangun perwakilan tetap negaranya.

Mengingat kondisi tersebut, Yusril berjanji akan mempromosikan Jakarta sebagai ibu kota ASEAN lebih maksimal, jika dirinya terpilih menjadi gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti.

Agar bisa mengikuti Pilkada, Yusril masih harus mendapatkan tiket melalui partai politik. Sampai saat ini, Yusril telah mendaftar di sejumlah partai politik, yakni PDI-P, Demokrat, Gerindra, dan PKB.

Bahkan, Yusril masuk ke dalam tiga besar calon yang akan diusung oleh Gerindra. Yusril masih harus menunggu keputusan akhir dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Sementara itu, partai politik lain masih dalam proses penilaian hasil fit and proper test peserta penjaringan bakal calon. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.