Selasa, 14 Juli 20

SD Terpencil di Bawang Sukses Gondol Piala di Ajang POPDA Kabupaten Batang

SD Terpencil di Bawang Sukses Gondol Piala di Ajang POPDA Kabupaten Batang
* Ahmad Fakih beserta guru dan pelatihnya sukses menjadi juara di ajang POPDA Batang. (Foto: Albar / OMG)

Batang, Obsessionnews.com – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Kegiatan diikuiti oleh seluruh sekolah dari tingkat SD/MI SMP/MTS, sampai SMA/MAN, dan berlangsung dari 30 Oktober sampai 2 November 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budisantoso mengatakan, POPDA pada tahun ini cabang olahraga yang dipertandingkan ada 16 dan diikuti oleh 4.327 atlet pelajar seluruh Batang.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Batang Wihaji di Lapangan Dracik Kampus Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang. Ia mengatakan POPDA merupakan ajang mencari bibit-bibit atlet, yang harapan jangka panjang bisa menjadi profesional.

“Mencetak atlet profesional itu tidak gampang dan tidak bisa cepat, kalau kita pengen tempe goreng, hari ini beli digoreng langsung jadi tempe,” kata Wihaji usai membuka Popda, Rabu (30/10/2019).

Ia menuturkan, perlu adanya pembinaan sejak dini dengan latihan rutin dan disiplin untuk jadi profesional. Tidak hanya itu saja, mengikuti turnamen membemtuk mental bertanding, mental juara serta menjaga pola makan serta pola hidup sehat.

“Butuhkan waktu 10 tahun untuk mencetak atlit profesional yang tentunya didukung dengan sarana dan prsaran,” kata Wihaji.

Dari pertandingan itu yang menarik adalah tetap dilestarikannya olahraga asli Indonesia, yakni pencak silat yang sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia diajang Asian Games 2018 lalu. Anak-anak SD pun banyak yang menggemari cabang olahraga ini. Salah satunya adalah Ahmad Fakih Zakia dari SD N Bintoro Mulyo, Desa Pranten Kecamatan Bawang.

“Saya suka pencak silat karena saya ingin melestarikan budaya olahraga asli Indonesia agar tidak hilang. Saya pengin seperti kakak kakak saya yang sudah berhasil jadi juara di Asian Games,” ujar Ahmad Fakih di lokasi, Kamis (31/10).

Anak kelas 5 SD itu nyatanya berhasil menjadi juara 3 dalam ajang olahraga ini. Pelatih Fakih, Yuri Supriyono mengatakan, anak didiknya mengikuti olahraga pencak silat diperguruan Setia Hati Teratai. Ia melihat Fakih sebagai anak rajin, dan berbakat, ia rutin berlatih setiap minggu untuk mengikuti POPDA ini.

“Fakih ini anak rajin, dan berbakat, tapi kemampuannya harus diasah terus agar skillnya terus meningkat, karena untuk bisa menjadi atlet hebat memang harus dilatih sejak masih kecil,” jelasnya.

Fakih juga didampingi Kepala SD N Bintoro Mulyo, M. Rachmad. Ia bangga dengan prestasi anak didiknya yang sudah berhasil menjuarai cabang olahraga pencak silat d POPDA ini. Ia bangga karena Fakih mewakili anak-anak sekolah di Bawang yang letaknya jauh di atas bukit dengan medan terjal untuk sampai ke sekolah.

“Saya bangga karena Fakih mewakil anak-anak sekolah di sini yang aksesnya masih susah dijangkau. Sekolah kami berada di dusun terpencil, di atas bukit dengan ketinggian 1.700 Mdpl. Dekat dengan Gunung Perahu. Jadi dengan segala keterbatasannya, sekali lagi kami mewakili 39 murid dan guru-guru di sini merasa bangga dengan prestasi Fakih,” tandasnya.

Rachmad juga menyampaikan terima kasih kepada KKKS Wibisana Kecamatan Bawang yang diketuai Agus Sutiyono karena telah ikut mendukung acara ini sehingga SD N Bintoro Mulyo bisa ikut mengirimkan peserta dan tampil sebagai juara. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.