Selasa, 6 Desember 22

SBY Tokoh Berpengaruh di Dunia

SBY Tokoh Berpengaruh di Dunia
* Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Majalah Men’s Obsession Edisi Agustus 2016 memilih Susilo Bambang Yudhoyono SBY sebagai salah seorang dari 71 Tokoh Berpengaruh 2016.

Kharisma dan pengaruhnya masih diakui di dalam dan luar negeri. Setelah tak menjabat  Presiden RI,  dunia meminta SBY menjadi  Presiden Global Green Growth Institute (GGGI). Sejumlah forum internasional dan kampus di dalam dan luar negeri  rajin mengundangnya sebagai pembicara dan dosen tamu.

Meski pernah menduduki kursi Presiden RI selama dua periode, tak membuat SBY berhenti beraktivitas tatkala ia harus kembali ke masyarakat biasa. Pengaruhnya yang cukup besar baik di dalam maupun di luar negeri, membuat  Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini tak bisa berdiam diri untuk ikut urun rembug memberikan pendapat bahkan solusi. Sekalipun melalui media sosial.

Dunia juga mengakui eksistensi putra Pacitan ini. Terbukti, banyak tawaran yang ditujukan kepada SBY dari lembaga, organisasi maupun non-organisasi internasional.

Bahkan di antara tawaran-tawaran tersebut ada permintaan juga dari Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa, Ban Ki-Moon. Namun bagi SBY, untuk berkontribusi di dunia tidak harus menduduki jabatan tertentu, karena ia bisa secara individu mengungkapkan pemikiran-pemikirannya terhadap permasalahan internasional.

Namun ketika Direktur Jenderal Global Green Growth Institute,  Yvo De Boer dan sejumlah tokoh dunia lainnya meminta SBY memimpin lembaga dunia itu, ia tak bisa menampik. Pasalnya organisasi yang didirikan oleh berbagai pemimpin dunia yang fokus terhadap isu ekonomi dan lingkungan di negara-negara yang sedang berkembang ini menilai SBY adalah sosok yang tepat. SBY pun harus berkiprah di organisasi internasional yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan.

Kenapa SBY? Menurut Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Yun Byung Se, SBY adalah sosok yang paling cocok untuk memimpin organisasi besar tersebut. Dikatakan Yun Byung Se, SBY adalah sosok pemimpin yang memilki kepribadian yang santun dan telah sukses mengubah Indonesia menjadi negara yang sangat maju pesat dalam sistem demokratis.

Soal SBY masih punya pengaruh di dunia, tentu tak lepas dari kepemimpinannya saat menjadi Presiden dimana Indonesia dipandang dunia sebagai tauladan demokrasi dan sukses menjadi anggota G20.

Kini, sumbangsih pemikiran Presiden ke-6 Republik Indonesia ini memang sangat besar. Terutama terhadap masalah-masalah sosial, politik, ekonomi, kemanusiaan, kebangsaan dan persoalan global khususnya mengenai perdamaian dunia, lingkungan dan perubahan iklim.

Seperti belum lama ini SBY menjadi pembicara dalam Forum keempat Perdamaian Dunia (World Peace Forum/WPF) di Beijing. Dalam forum tersebut SBY sebagai tamu kehormatan berbicara tentang kekuatan utama kerja sama keamanan, bersama mantan perdana Menteri Perancis Dominique de Villepin dan mantan perdana menteri Jepang Yukio Hatoyama.

SBY tampil dalam panel pertama forum yang digagas kali pertama pada 2006 di Shengen. Selain SBY tampil pula mantan perdana menteri Australia Kevin Rudd dengan materi kerja sama keamanan Asia Pasifik dan mantan sekretaris Dewan Keamanan Federal Federasi Rusia Igor Ivanov yang tampil dalam topik Eropa Dan kerja sama keamanan internasional. WPF bertujuan menjalin kerja sama internasional, dengan saling bertukar pandang dan pengalaman guna mendapatkan ide baru, konsep dan pendekatan baru, untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia.

Di sisi lain, di era teknologi ini, SBY juga memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan ide dan gagasan di akun facebook dan twitter-nya. SBY masuk dalam jajaran pemimpin nomor dua di dunia yang paling banyak pengikutnya di media sosial. Akun twitter SBY saat ini sudah memiliki 5 juta follower. Sedangkan Facebook Fanpage-nya sudah di-like oleh 2,6 juta pengguna Facebook.

Dari pengalaman bergabung dengan media sosial, sebagai figur demokrat  SBY mengaku harus selalu siap menerima kritik dan peringatan setiap saat dan merespon secara bijak. Dalam suatu kesempatan ia mengatakan bahwa kritikan dan masukan dari follower nya itu justru akan mendekatkan dirinya dengan masyarakat. Bahkan ketika menjabat Presiden, SBY menggunakan masukan itu sebagai cara untuk mengukur kepuasan terhadap keputusan dan kebijakannya.  (A. Reza Indrayana/Rudi)

 

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.