Minggu, 25 Agustus 19

SBY Lantik Dino Jadi Wamenlu RI

SBY Lantik Dino Jadi Wamenlu RI

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono secara resmi melantik mantan Duber RI di Washington, Amerika Serikat, Dino Patti Djalal sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/7), seperti dilaporkan laman sektgab.go.id.

Penugasan Dino yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 103/M/2014 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Luar Negeri yang dibacakan oleh Deputi Administrasi Sekretariat Kabinet, Djadmiko. Ia menggantikan posisi Wardhana yang mendapatkan penugasan sebagai Dubes RI di Turki.

Sebelum dilantik sebagai Wamenlu, Dino Patti Djalal Sebelumnya, menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat sejak Agustus 2010 dan. Selain itu, bersama-sama dengan Andi Malarangeng, Dino juga pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden SBY pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I.

Pelantikan Dino Patti Djalal sebagai Wakil Menteri Luar Negeri tampak dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo, Ketua DPD Irman Gusman, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Keuangan Chairul Tanjung, dan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

Perjalanan Karir

Dalam situs pribadinya, Dino Patti Djalal menulis bahwa ia dilahirkan dalam sebuah keluarga diplomatik pada 10 September 1965 di Beograd,Yugoslavia.

Dino merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Hasjim Djalal dan Jurni yang berasal dari Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat.

Ayahnya, Profesor Hasjim Djalal, adalah Duta Besar Indonesia untuk Kanada dan Jerman, dan pakar internasional tentang hukum laut. Hasjim Djalal adalah tokoh kunci dalam “kepulauan konsep”, inovasi hukum di wilayah laut yang secara dramatis – dan damai – dikalikan wilayah kedaulatan teritorial Indonesia.

Konsep kepulauan, ditolak dan ditentang oleh kekuatan maritim ketika diumumkan oleh Indonesia pada tahun 1957, sekarang merupakan bagian dari hukum internasional dan didukung sepenuhnya oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut.

1987 – Memulai karir di Departemen Luar Negeri, mulai dari Jubir Satgas P3TT (Pelaksana Penentuan Pendapat di Timor Timur), Kepala Departemen Politik KBRI Washington, dan Direktur Amerika Utara dan Tengah Departemen Luar Negeri.

2004-2009 Juru Bicara Presiden SBY, bersama Andi Mallarangeng.

2010 – Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

2014 – Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.