Kamis, 26 Mei 22

SBY: Konflik di Indonesia Harus Berubah Jadi Kedamaian

SBY: Konflik di Indonesia Harus Berubah Jadi Kedamaian

Bandung, Obsessionnews – Konflik yang kerapkali terjadi di Indonesia harus dapat dirubah jadi kedamaian. Demikian disampaikan Presiden ke-6 RI DR H Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan Kuliah Umum bagi mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu (2/9).

SBY di depan ribuan mahasiwa mengatakan dengan perdamaian, maka akan merasakan kedamaian di hati dan kedamaian di bumi tempat kita tinggal. “Saya sangat berharap para mahasiswa baru menjadi pemimpin masa depan dengan mengedepankan kedamaian bagi bangsa,” ucap SBY.

Dalam kuliah umum yang bertema Pendidikan Kedamaian untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa itu SBY juga mengingatkan saat dirinya menjadi Presiden terjadi konflik Ambalat dengan Malaysia, namun dirinya tak mau membawa negara Indonesia mudah berperang. “Namun, apabila negara lain menginjak-injak harga diri kita, maka kita harus bangkit melawan dan tidak boleh diam,” ujar SBY.

Pentolan Partai Demokrat ini juga  mengingatkan agar konflik jadi sebuah perdamaian dan jangan ada yang  menghalang-halangi kedaulatan negara. Terhadap Civitas Akademika UPI SBY mengajak  agar membentuk Peace Education Centre (PEC). “PEC itu  penting dalam  membentuk karakter masyarakat, negara dan dunia yang syarat kedamaian dan perdamaian melalui pendidikan,” tegas SBY.

kuliah umum - upi bdg

Sesaat sebelum memasuki Gymnastium UPI, ribuan mahasiswa UPI histeris dan menyambut SBY dengan penuh senyuman. Dalam rangkaian acara tersebut juga digelar Expo Pendidikan dan Diskusi  Nexgen Education: Peran Teknologi Informasi dan  Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan di Abad 21.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendukung pendidikan berbasis TIK dan mempersiapkan sumber daya manusia yang dapat memanfaatkan teknologi sekaligus memenangkan kompetisi di dunia kerja pada abad ke-21.  Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah  Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Pada West Java NextGen Education Expo ini, Acer, Intel, Telkom, dan Microsoft hadirkan teknologi yang mendukung proses belajar mengajar interaktif berbasis TIK untuk mendukung pendidikan di abad ke-21. Dihadiri pula Prof. Furqon, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Fakry Gaffar, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia,  Herbet Ang, President Director Acer Indonesia dan sejumlah pejabat lainnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.