Kamis, 23 September 21

SBY Dituding Terkait Mafia Migas, Menteri ESDM ‘Disemprot’

SBY Dituding Terkait Mafia Migas, Menteri ESDM ‘Disemprot’

Jakarta, Obsessionnews – Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Didik Mukrianto meminta kepada Komisi VII DPR RI untuk segera memanggil Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said guna mengklarifikasi tudingannya yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak serius memberantas mafia migas.

“F-PD akan meminta komisi terkait untuk memanggil Sudirman Said untuk menjelaskan semuanya,” geram Didik di gedung DPR, Senayan, Selasa (19/5/2015).

Menurut Didik, Partai Demokrat sangat dirugikan dengan pernyataan Sudirman. Sebab tidak disertai dengan data yang akurat. Mestinya, kilah Didik, Sudirman mampu menjaga omongannya dengan tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak benar dan sulit untuk dipertangung jawabkan.

‎”Kita ungkap kebenaran, jangan sampai rakyat dibodohi dengan info-info yang sesa‎t,” kesalnya.

‎Didik mengklaim, selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden, SBY selalu konsisten melakukan pemberantasan mafia hukum baik itu mafia migas maupun korupsi. Ia yakin, SBY tidak pernah menyalahgunakan kekuasaannya untuk merebut hak-hak rakyatnya.

Sudirman Said sebelumnya mengatakan, SBY tidak serius memberantas mafia migas. Hal ini dibuktikan dengan tidak ada niat bagi SBY untuk membubarkan Petral, anak perusahaan Pertamina yang salam ini disebut-sebut sebagai tempat berkumpulnya mafia migas.

‎SBY melalui akun Facebooknya kemudian menanggapi pernyataan Sudirman. Ia membantah jika pemberantasan mafia migas selalu berhenti di meja SBY. Ketua Umum Partai Demokrat ini kemudian meminta kepada Sudirman untuk mencabut kembali omongannya dan memberikan klarifikasi yang benar.

Berikut tulisan SBY yang telah dimuat diakun Facebooknya.

Saya amat terkejut dengan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyerang dan mendiskreditkan saya ketika menjadi Presiden dulu. Sudirman Said, melalui berita Republika Online, mengatakan bahwa pemberantasan mafia migas selalu berhenti di meja SBY,” kata SBY ‎Senin (18/5/2015).

‎”Tidak ada yang mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada, pasti sudah saya tanggapi secara serius,” jelas SBY. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.