Rabu, 27 Oktober 21

SBY Cup Siap Digelar, Karateka Asing dari 12 Negara akan Berlaga

SBY Cup Siap Digelar, Karateka Asing dari 12 Negara akan Berlaga

Jakarta, Obsessionnews – Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) menggelar SBY Cup XIII. Rencananya ajang ini akan diikuti 12 negara serta melibatkan 2.000 karateka dari 34 provinsi.

SBY Cup ini akan dilakukan pada 25-27 Februari 2016, dan akan dibuka langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Adapun kejuaraan ini akan memperebutkan piala bergilir SBY bertajuk Sout East Asia Karate Champinship SBY Cup XIII, dengan mempertandingkan komite dan kata untuk kelas usia dini, senior hingga veteran.

Singapura sudah mengirimkan dua orang wakilnya. Chief Instructor of Shi Sei Kan Singapore, Sam Lim mengatakan, suatu kehormatan bagi negaranya mendapat undangan tersebut.

“Kami sangat senang bisa berkunjung dan bertanding di Indonesia,” kata Sam di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Sebab, meski sudah tidak menjabat sebagai presiden, SBY masih memberikan perhatian pada olahraga karate. Untuk itu, pihaknya pun mempersiapan matang-matang peserta yang dikirim ke Indonesia.

“Kami sudah berlatih dari hari kehari, untuk persiapkan pertandingan ini. Kami juga melakukan traning. Kami tahu karate KATA Indonesia sangat kuat (bagus),” ujar Sam.

Kehebatan karateka Indonesia diakui oleh pihaknya lantaran sudah berteman sejak lama dan pernah bertarung. Untuk itulah persiapan khusus untuk melawan karateka Indonesia dilakukan jauh-jauh hari.

“Saya sangat senang bisa bertanding disini. Ini sebuah kesempatan bagi kami,” pungkas dia.

Saat ini pihaknya juga tengah mempersiapkan untuk bertanding dalam kejuaraan lain di negara mereka. Ia pun berharap negaranya dapat memenangkan pertandingan ini.

“Untuk fight sedang melakukan traning, dan ada juga yang sedang bertanding di luar. Jadi kami hanya persiapkan du atlet karate kata,” katanya.‎ (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.