Selasa, 11 Agustus 20

Satpol PP dan Polisi Gagalkan Massa FPI Ngamuk di Balikota

Satpol PP dan Polisi Gagalkan Massa FPI Ngamuk di Balikota

Jakarta – Aksi ratusan massa Front Pembela Islam (FPI) sehabis bentrok dengan Aparat Kepolisian dan Satpol PP di DPRD sempat melampiaskan kemarahan mereka ke Balaikota, setelah gagal menjebol gerbang Gedung DPRD DKI di Jl Kebun Sirih, dengan mengambil jalan memutar.

Akan tetapi setibanya massa FPI di depan Balaikota, mereka harus menemui penjagaan yang sangat ketat oleh petugas kepolisian dengan dibantu petugas dari Satpol PP.

Karena massa FPI terlihat kalah jumlah, upaya massa FPI untuk menggruduk gerbang Balaikota pun tidak terlaksanakan.

Dari pantauan Obsessionnews.com di lokasi kejadian, sekitar pukul 15.00Wib massa FPI akhirnya memilih balik kanan dan berangsur meninggalkan kawasan Jalan Merdeka Selatan. Situasi yang sempat tegang pun perlahan tenang kembali.

Seperti diketahui, Massa FPI yang melakukan aksi tersebut sambil membawa bendera yang bertuliskan GEMPUR dan sambil meneriakan yel-yel untuk mengusir Ahok dari Balaikota.

Setelah sepuluh menit orasi berlangsung, aksi saling dorong antara aparat dan massa pun tak terhindarkan saat mereka (massa FPI) mendesak untuk masuk ke gedung DPRD DKI Jakarta. Kemudian aksi saling dorong berubah dengan aksi saling lempar batu saat polisi ingin membubarkan unjuk rasa tersebut. Polisi kemudian membalas dengan menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

Dalam peristiwa itu satu orang anggota Provost dari Polres Metro Jakarta Pusat terlihat mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu. Hingga kini massa sudah berhasil dipukul mundur oleh polisi. (Pur)

 

Related posts