Selasa, 19 Januari 21

Satgas Khawatir Demonstrasi Picu Terbentuknya Klaster Baru

Satgas Khawatir Demonstrasi Picu Terbentuknya Klaster Baru
* Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito sebelum memberikan pres rilis terkait perkembangan covid-19 (foto : biro pres Istana)

Jakarta, Obsessionnews.com – Aksi unjuk rasa penolak UU Omnibus Law yang terjadi di berbagai wilayah menimbulkan potensi penularan covid-19 klaster baru. Pendemo yang berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan dikhawatirkan memicu penularan secara masif.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa saat ini masih dalam kondisi pandemi. Oleh sebab itu semua pihak harus menyadari pentingnya menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin cuci tangan agar terhindar dari wabah covid-19.

“Mari kita ingat bahwa kita masih dalam kondisi pandemi, ada kedaruratan kesehatan masyarakat. Untuk itu kami ingatkan kembali kepada masyarakat untuk bahu-membahu menurunkan angka kasus Covid-19,” pesan Wiku, Jumat (9/10/2020).

Wiku mengingatkan masyarakat ketika berada di luar rumah, hendaknya menghindari kerumunan. Dia berharap tidak ada klaster yang timbul dari kerumunan massa dari kegiatan yang sedang berlangsung akhir-akhir ini.

“Sinergi seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama penekanan kasus positif Covid-19 di daerah, tanpa adanya sinergi ini maka kasus di daerah akan terus meningkat. Ingat, perang melawan Covid-19 adalah kerja bersama kita,” kata Wiku.

Wiku juga merujuk pada peningkatan kasus yang berdasar dari libur panjang beberapa waktu lalu, dimana ditemukan lonjakan kasus yang terjadi dalam beberapa pekan kedepan setelah masa libur panjang.

“Jangan sampai hal ini terjadi lagi, karena jika ini terkena pada kelompok rentan, usia lanjut, dampaknya fatal. Kami ingatkan sekali lagi betul-betul menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat,” sambung Wiku.

Dia juga meminta para peserta aksi unjuk rasa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menyampaikan aspirasinya. Dan ia berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat terlindungi dari Covid-19. (Has)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.