Selasa, 30 November 21

Sarmuji: Empat Pilar Mampu Menjaga Semangat Kebangsaan Masyarakat

Sarmuji: Empat Pilar Mampu Menjaga Semangat Kebangsaan Masyarakat
* Kegiatan sosialisasi empat pilar anggota DPR Sarmuji di Tulungagung.

Blitar, Obsessionnews.com – Anggota Komisi XI DPR RI M Sarmuji mengatakan, semangat kebangsaan di masyarakat harus tetap terus terjaga dengan baik. Salah satunya caranya adalah dengan memberikan pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dari pondasi kebangsaan.

Pondasi kebangsaan yang dimaksud adalah empat pilar utama, yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI. Menurutnya empat pilar kebangsaan ini harus tetap digelorakan di masyarakat agar jiwa nasionaslime mereka tetap terbangun.

“Kegiatan ini untuk memberi pemahaman akan ideologi dan dasar bangsa ini. Untuk memberikan pemahaman bahwa kita sebagai bangsa berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan bangsa ini,” ujar Sarmuji saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar bersama para tokoh masyarakat di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Blitar, Jawa Timur, Selasa (25/5/2021).

Terlebih di masa pandemi ini, disaat kondisi masyarakat serba susah, dan tak menentu, sangat rawan sekali ada pihak-pihak yang bisa mengambil kesempatan untuk menambah keruh masalah. Untuk itu masyarakat perlu dikuatkan lagi semangat kebangsaan, gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa.

“Kita jangan sampai lengah, jangan mudah terpancing dengan banyaknya isu yang bisa menggiring ke arah perpecahan. Ini bahaya, pondasi kebangsaan kita harus kuat. Di masa pandemi ini yang dibutuhkan adalah semangat gotong royong dengan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama,” terang Sarmuji yang juga Ketua DPD Golkar Jatim ini.

Lebih lanjut, Sarmuji selaku anggota MPR juga mengatakan, bahwa MPR sebagai rumah kebangsaan harus menjembatani berbagai arus perubahan, pemikiran, dan beragam aspirasi rakyat. Di dalam rumah kebangsaan, segala perbedaan pendapat didengarkan dan dihormati, sehingga, pada akhirnya disatukan melalui musyawarah mufakat.

“Dengan konsepsi ini, MPR mendorong perubahan paradigma dan perspektif dalam memaknai kemajemukan. Keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekayaan yang menyatukan,” imbuhnya.

Selain itu, dia menuturkan sebagai pengawal ideologi Pancasila, MPR merupakan lembaga yang akan selalu menjaga kelestarian Pancasila. Selain itu, MPR juga mengemban tugas memasyarakatkan nilai-nilai Pancasila sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.

“Sebagai konsensus nasional yang telah menyatukan beragam entitas budaya, suku, agama, dan golongan, Pancasila adalah kunci eksistensi bangsa Indonesia yang tetap bersatu meskipun menghadapi berbagai tantangan kebangsaan dan dinamika zaman,” terangnya.

“Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, sebagai pengawal kedaulatan rakyat, MPR adalah lembaga negara pelaksana kedaulatan rakyat yang memiliki kewenangan tertinggi untuk mengubah dan menetapkan konstitusi, serta menjamin tegaknya kedaulatan rakyat dan supremasi konstitusi. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.