Rabu, 8 Desember 21

Sapi Sampah Jatibarang Tak Laku untuk Kurban

Sapi Sampah Jatibarang Tak Laku untuk Kurban

Semarang, Obsessionnews.com – Sapi sampah, sebutan bagi sapi-sapi yang digembalakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang ternyata tidak laku untuk dijadikan kurban saat hari raya Idul Adha. Padahal, kebanyakan sapi-sapi tersebut memiliki kondisi lebih gemuk, dibanding sapi di pasaran.

“Ndak, ndak laku (buat kurban). Ndak tahu (kenapa),” kata salah seorang peternak sapi sampah, Ahmad Anwar saat ditemui, Kamis (1/8/2016).

Sapi sampah biasanya dijual pembeli dari luar kota Semarang untuk konsumsi daging harian. Ia mengaku tidak tahu alasan warga jarang membeli kurban sapi sampah.

“Biasanya pembeli ya kesini. Buat potong biasa,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, Rusdiana menjelaskan bila masyarakat enggan membeli sapi sampah karena makanan yang dikonsumsi sapi tidak sehat. Pihaknya menegaskan tidak akan mengeluarkan surat keterangan sehat hewan untuk sapi sampah.

“Sapi itu kita beri makan tidak sapi mencari makanan di tempat sampah. Kami dari dinas pertanian tidak pernah akan mengeluarkan surat keterangan sehat hewan,” jelasnya,

Jika sampai sapi asal Jatibarang diperjualbelikan, Rusdiana menyatakan sapi-sapi tersebut termasuk sapi ilegal. Meski begitu, ada solusi agar sapi sampah aman dikonsumsi. Yakni dengan mengandangkan sapi selama tiga bulan sebelum dijual.

“Selama tiga bulan harus diberi makan selayaknya. Sehabis itu kandungan daging sudah aman,” tandasnya. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.