Jumat, 3 Februari 23

Sapa Mahasiswa, Menteri PANRB Diskusi Reformasi Birokrasi dengan Civitas Academica

Sapa Mahasiswa, Menteri PANRB Diskusi Reformasi Birokrasi dengan Civitas Academica
* Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Diskusi Bahas Reformasi Birokrasi dengan Civitas Academica di Kota Tanjungpinang. (Foto: Humas Kemen PAN-RB)

Obsessionnews.com – Reformasi birokrasi (RB) lahir sebagai buah dari era reformasi, dimana mahasiswa berperan penting didalamnya untuk menghadirkan perubahan dalam tata kelola pemerintahan. Transformasi birokrasi ini terus didorong pengimplementasiannya di setiap lini pemerintahan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai komandonya.

Di sela-sela kunjungannya ke Kota Tanjungpinang, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas juga mengunjungi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (26/10). Dalam kunjungan ini, Menteri Anas melakukan dialog untuk membahas reformasi birokrasi dengan para civitas academica di Kota Gurindam tersebut.

“Bicara tentang reformasi birokrasi, sebenarnya kita sedang menyiapkan rumah milenial bagi ASN yang akan datang. Mereka inilah yang nanti akan mengisi birokrasi yang kita siapkan sekarang ini,” ujar Menteri Anas dalam kegiatan Sapa Mahasiswa di UMRAH usai meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tanjungpinang.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kesempatan ini juga digunakan untuk memperkenalkan RB Tematik yang telah diluncurkan Kementerian PANRB beberapa waktu lalu.

Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto menjelaskan RB Tematik menjadi sebuah upaya untuk mengurai permasalahan yang menjadi fokus Presiden, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. RB Tematik ini akan membahas fokus pada empat hal, yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintahan serta percepatan prioritas aktual Presiden.

“Dengan adanya RB Tematik, kita akan buka ruang sebesar-besarnya bagi mahasiswa untuk memberi masukan, terutama untuk mendukung program pengentasan kemiskinan yang ada di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Erwan juga mengimbau para mahasiswa untuk terus aktif menjalankan perannya penjaga (watchdog) pelaksanaan birokrasi Indonesia agar berjalan dengan baik. “Tetap semangat belajar, kami tunggu kalian jika ingin terlibat dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia,” pungkas mantan Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) ini. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.