Senin, 23 Mei 22

Breaking News
  • No items

Santri Islam Indonesia Incar Belajar di Maroko

Santri Islam Indonesia Incar Belajar di Maroko

Jakarta, Obsessionnews.com – Dibanding negara Arab lainnya, Maroko disebut negara aman. Kala tragedi Arab Spring mulai bergolak pada tahun 2010 lalu hanya Maroko yang mampu bertahan damai. Arab Spring sempat menggulingkan presiden Mesir, Libya, dan Suriah.

Maroko negara yang damai menjadikan alasan mengapa para santri dari Perguruan Diniyyah Puteri (Dinput) Padang Panjang, Sumatera Barat sangat antusias belajar di negara Maghreb Ini.

“Minat santri (Dinput) untuk belajar di Negara Arab sangat tinggi. Sementara dari sekian banyak negara Arab yang menjadi destinasi untuk menuntut ilmu, Maroko adalah negara yang relatif lebih aman,” ucap Ketua Tim Kerjasama Luar Negeri Dinput, Yendri Junaidi kepada Obsessionnews.com, di kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Maroko, Jakarta, Kamis (10/8/2018).

Yendri yang disambut Konsuler Kedubes Maroko untuk Indonesia, Mostafa Nakhloui mengatakan bahwa santri Dinput yang semuanya perempuan ini merasa nyaman menuntut ilmu di negara bekas jajahan Prancis dan Spanyol ini.

“Apalagi santri kita semuanya puteri,” jelasnya.

Maroko sambung Yendri, juga tidak kalah dalam pendalaman ilmu-ilmu keislaman dibandingkan negara-negara Arab yang lain.

“Bahkan dalam beberapa bidang keilmuan, Maroko lebih unggul dari negara-negara Arab lainnya,” pungkasnya.

Tak salah lagi, negara penghasil Pospat terbesar di dunia dan memiliki Pembangkit listrik tenaga surya raksasa tersebut menjadi pavorit para pelajar.

Maroko dipimpin seorang Raja bernama Mohammed VI. Ia dikenal pemimpin yang soft power (mengutamakan perdamaian). Negara Maroko yang memiliki keindahan alam ini juga merupakan salah satu destinasi idaman para turis mancanegara. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.