Jumat, 3 Februari 23

Sandiaga Uno Sedih, Jumlah Penduduk Miskin di DKI Tambah 15.630 Orang

Sandiaga Uno Sedih, Jumlah Penduduk Miskin di DKI Tambah 15.630 Orang
* Sandiaga Uno dan Djarot Saiful Hidayat

Jakarta, Obsessionnews.com- Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno sedih membaca data BPS, jumlah penduduk miskin di DKI tambah 15.630 orang atau meningkat 0,14 poin.

“Saya sudah prediksi 6 bulan yang lalu. Kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta yang tidak jelas dalam menciptakan lapangan pekerjaan, penyebabnya. Ditambah situasi ekonomi yang lesu, dan kebijakan pemda yang tidak ramah dengan para pebisnis. Khususnya pedagang kecil, menengah, pengusaha yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian,” ujar Sandi, dalam akun twitternya@sandiuno , Selasa (26/7/2016).

baca juga:

Sandiaga Uno-Saefulloh?

Sandiaga Uno Yakin Didukung NU

PKS-Gerindra Usung Kang Emil-Sandiaga Uno?
Sandi menambahkan, penyebab lainnya adalah, turunnya omzet penjualan para pedagang. Selanjutnya diperburuk dengan meningkatnya harga bahan kebutuhan pokok. Hal tersebut akhirnya banyak warga masuk di area garis angka kemiskinan.

“Mari kita gunakan data BPS. Jangan berdebat, kenyataannya sudah saya lihat sendiri dalam enam bulan saya berjalan melakukan blusukan dan itu memang angka kemiskinan meningkat. Yah sudah jangan menyalahkan siapa-siapa,” kata Sandiaga.

Selanjutnya Pemprov DKI Jakarta harus punya program yang jelas apa yang dapat dilakukan.

Sandiaga bersama timnya sudah melakukan penggodokan terkait menggurangi angka kemiskinan tersebut dan akan diumumkan kebijakan tersebut setelah masuk nominasi di partai politik.

“Jumlah penduduk miskin pada bulan September 2015 mencapai 368.670 orang atau 3,61 persen dari total jumlah penduduk di DKI Jakarta, maka pada bulan Maret 2016, jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 384.300 orang atau 3,75 persen. Artinya ada peningkatan sebesar 15.630 orang atau meningkat 0,14 poin,” kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS DKI Jakarta Sri Santo Budi Muliatinah dalam siaran pers di Jakarta, Senin (18/7).

Dibandingkan pada Maret 2015 dengan jumlah penduduk miskin sebesar 398.920 orang atau sekitar 3,93 persen, maka jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 mengalami penurunan sebesar 14.620 orang atau menurun 0,18 poin, katanya.

“Peningkatan jumlah penduduk miskin di Jakarta dikarenakan terjadinya peningkatan angka garis kemiskinan pada bulan Maret 2016,” kata Sri.

Awalnya sebesar Rp487.388 per kapita per bulan pada bulan Maret 2015, meningkat menjadi Rp503.038 per kapita per bulan pada bulan September 2015, kemudian Garis Kemiskinan semakin meningkat pada Maret 2016 mencapai Rp 510.359 per kapita per bulan. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.