Senin, 30 Maret 20

Sandiaga: Saya Akan Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

Sandiaga: Saya Akan Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan
* Prabow Subianto dan Sandiaga Uno. (Foto: Twitter Sandiaga Uno)

Jakarta, Obsessionnews.com – KPU telah merampungkan hasil rekapitulasi Pilpres 2019 dan menetapkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Namun buntut dari itu terjadi demonstrasi dari para pendukung Prabowo.

Massa Prabowo menuntut para penyelenggara Pemilu bisa adil dalam memutuskan hasil Pemilu. Demo bahkan berakhir rusuh. Di sisi lain, Prabowo menyatakan tidak menerim hasil Pemilu dan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Prabowo merasa pemilu penuh dengan kecurangan.

Sandiaga pun menyatakan siap berjuang bersama Prabowo hingga titik darah penghabisan. Pernyataan tersebut diungkapkan Sandiaga dalam akun twitternya @sandiuno, Selasa (21/5) siang, usai menyatakan penolakan hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang telah ditetapkan KPU.

“Perjuangan belum berakhir. Saya akan selalu berjuang di samping Pak Prabowo hingga titik darah penghabisan demi pendewasaan demokrasi di negeri ini dan terciptanya sistem demokrasi yang jujur yang adil,” cuitnya.

Selain itu, Sandiaga mengatakan, dirinya tidak ada niat menjadikan kontestasi politik untuk mencari kekuasaan. Ia mengaku kehadiran Prabowo-Sandi untuk perubahan ke arah lebih baik.

“Tidak ada niat sekecilpun kami menjadikan kontestasi politik ini untuk mencari kekuasaan. Karena kekuasaan hanyalah milik Allah. Kami hadir di sini untuk memperjuangkan harapan besar masyarakat Indonesia yakni ekonomi yang lebih baik, serta pemerintahan yang lebih berpihak pada rakyatnya sendiri,” tulis Sandiaga Uno.

Seperti diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang telah ditetapkan KPU, Selasa (21/5) dini hari. Menurut capres nomor urut 02 ini, penghitungan suara tersebut diwarnai kecurangan.

“Seperti yang telah disampaikan pada pemaparan kecurangan Pemilu 2019 di Hotel Sahid Jaya pada 14 Mei 2019 yang lalu, kami lihat pasangan calon 02 tidak akan menerima hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan,” ujar Prabowo yang didampingi Titiek Soeharto, saat konferensi pers di kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa siang.

Pada kesempatan ini, hadir juga calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.