Jumat, 3 Februari 23

Sandiaga Berharap Desa Kreatif di Jambi Dapat Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Sandiaga Berharap Desa Kreatif di Jambi Dapat Menopang Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, obsessionnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyosialisasikan Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kepmen) Nomor KM/107/KD.03/2021 Tahun 2021 tentang Panduan Pengembangan Desa Kreatif kepada Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) di Provinsi Jambi.

Sosialisasi ini dilakukan agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat memaksimalkan pengembangan potensi desa di wilayah masing-masing. Sehingga nantinya desa kreatif ini dapat menjadi kekuatan dan penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Baca juga: Kemenparekraf Bangkitkan Ekonomi di Belitung Lewat Wisata Olahraga

Sandiaga meyakini bahwa jika desa-desa di Indonesia diberikan program yang tepat sasaran dan tepat guna, sesuai dengan panduan yang sudah ditetapkan, maka nantinya desa-desa ini yang akan membangun Indonesia agar lebih sejahtera.

“Sosialisasi Kepmen kami mengenai desa kreatif ini dilakukan karena kami meyakini bahwa kalau kita memberdayakan desa dengan pembangunan yang sangat tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu ini bukan kita yang membangun desa, tapi desa yang membangun Indonesia,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Bangkitkan Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja, Sandiaga Dorong Desa Keciput Belitung Ikuti ADWI 2022

Untuk desa kreatif sendiri akan difokuskan pada dua hal, yang pertama adalah mendorong transformasi desa berbasis komoditas menjadi desa kreatif, melalui penciptaan nilai tambah produk komoditas tersebut, dengan sentuhan kreativitas. Kemudian yang kedua yaitu mendorong pengembangan desa kreatif unggulan, yang mampu menciptakan produk dan karya kreatif unggulan, berkualitas tinggi.

“Oleh karena itu, kita lihat desa-desa kreatif memiliki produk-produk unggul, ada yang kopi, ada fesyen. Dan UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi kita, karena 97 persen lapangan kerja kita ditopang oleh UMKM. Dan kalau kita bicara inflasi, yang akan menyelesaikannya adalah para UMKM, karena jika mereka efisien maka mereka bisa meredam gejolak dari kenaikan harga pangan yang sekarang kita alami,” ucapnya.

Baca juga: Kemenparekraf Gandeng Kemenkop UKM Perkuat Akses Pembiayaan Bagi Pelaku Parekraf

Sandiaga berharap, desa kreatif ini akan mampu menjadi solusi dari permasalahan ekonomi Indonesia, baik dalam hal penciptaan lapangan kerja, peluang usaha, hingga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan menyetabilkan harga pangan. Karena tidak sedikit desa kreatif yang mengembangkan konsep berbasis pertanian.

“Jadi harapannya melalui desa kreatif akan mampu menjadi solusi dari permasalahan ekonomi yang kita hadapi,” katanya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.