Jumat, 3 April 20

Samurai Penggerak Modernisasi Jepang

Samurai Penggerak Modernisasi Jepang
* Seorang samurai dengan pakaian tempur. (Foto: Wikipedia)

Oleh: Hendrajit, Pengkaji Geopolitik, dan Direktur Eksekutif Global Future Institute

Sejak restorasi Meiji 1868 kekuatan dinamis yang menggerakkan perubahan dan modernisasi Jepang adalah kaum Samurai. Kaum Samurai yang sejatinya adalah para perwira militer atau ksatria, di era Shogun Tokugawa merupakan pasukan para daimyo atau para bangsawan yang jadi para adipati atau penguasa perang di daerah.

Begitu Restorasi Meiji digulirkan, kekuasaan para daimyo pun berakhir, Alhasil para Samurai jadi pendekar tak bertuan alias Ronin. Namun di sinilah kecerdasan para konseptor Restorasi Meiji 1868, kaum Samurai yang sejatinya merupakan tentara, dialihtugaskan fungsinya menjadi para penggerak dan mesin birokrasi Jepang,

Yang tetap dipertahankan dari kaum Samurai hanyalah etos Bushido-nya saja. Namun secara profesional beralih fungsi menjadi para pemimpin adminstratif birokrasi Jepang.

Inilah yang membedakan Restorasi Meiji Jepang 1868 dengan Revolusi Prancis 1789. Revolusi Prancis digerakkan oleh kaum saudagar, kaum pengusaha, sebagai antitesis terhadap negara. Namun di Restorasi Meiji 1868 negaralah yang jadi agen penggerak modernisasi.

Secara naluriah restorasi Meiji ditujukan untuk bertahan dan mencegah ekspansi negara-negara Barat yang bermaksud menjajah Jepang, namun secara cerdas oleh Jepang dijadikan momentum untuk mengubah sesuatu dari dalam, melalui pergeseran kekuasaan. Yang semula bertumpu pada para Daimyo atau bangsawan penguasa perang daerah, kemudian beralih ke tangan para Samurai. Namun Kaisar tetap menjadi pusat keseimbangan kekuasaan.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.