Rabu, 29 September 21

Sampah Jadi Ancaman DKI, Ahok Diminta Tak Berlebihan

Sampah Jadi Ancaman DKI, Ahok Diminta Tak Berlebihan

Jakarta, Obsessionnews – Persoalan pengelolaan sampah di ibukota Jakarta tetap menjadi momok yang tak terselesaikan. Berbagai desakan agar Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  menghentikan konflik dengan DPRD Bekasi terus dikumandangkan. Ketua  Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi menilai, mestinya Ahok dapat menyikapinya dengan bijaksana.

Menurut Mohammad Sanusi, suatu hal yang lumrah jika DPRD Bekasi sebagai representasi warga Bekasi mempertanyakan masalah  pengelolaan sampah ibukota.

“Saya melihat teguran dari pemda Bekasi biasa-biasa saja.  Sifatnya kan bertanya. Namun reaksi yang disampaikan Gubernur Ahok justru berlebihan sehingga menimbulkan reaksi yang bersar juga dari Bekasi,” ucap Mohammad Sanusi, Selasa (3/11/2015).

Mohammad Sanusi menyadari bahwa sampai saat ini Jakarta masih mengandalkan Bantargebang untuk penanganan sampah warganya.

“Kalau kita punya pengolahan sampah di dalam kota yang tidak terkait dengan daerah lain kita akan lebih mudah jika terjadi persoalan sosial politiknya,” tambah Sanusi.

Ia sangat menyayangkan, Jakarta yang terus berganti gubernur tidak juga membangun pengolahan sampah yang memadai di dalam kota. Diketahui sampah warga setiap harinya mencapai 6.000 ton lebih.

DPRD DKI mengkuatirkan jika persoalan utama yakni perjanjian antara Pemda DKI dengan pengelola Bantar Gebang sampai ke ranah hukum akan terjadi status quo di Bantar Gebang. Jika itu terjadi, sampah warga Ibu Kota tidak bisa dibuang ke Bekasi. Ini akan menjadikan Jakarta darurat sampah.

“Kalau persoalan personal kita tidak ikutan. Nah yang bakal rumit saya dengar Bantar Gebang sudah menunjuk pengacara Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya. Berarti sudah main kuat kuatkan. Yang rugi ketika proses hukum sedang berjalan adalah warga Jakarta yang tidak bisa lagi membuang sampah di Bekasi,” ujar Sanusi.

Sebelumnya, kisruh di Bantar Gebang terus berkepanjangan ketika dewan Bekasi mengancam akan mensomasi Ahok. Ratusan truk milik DKI juga dilarang masuk Bantargebang. Pelarangan terjadi setelah ratusan truk dihadang di kawasan Cileungsi Bogor oleh warga setempat. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.