Rabu, 29 September 21

“Sambil Merem pun Jokowi Menang Persidangan MK”

“Sambil Merem pun Jokowi Menang Persidangan MK”

Jakarta – Tim pengacara Joko Widodo-Jusuf Kalla merasa optimistis dan menghimbau kepada para pendukung Jokowi – JK agar tak perlu kawatir pada sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Rabu, (6/8/2014) nanti.

Salah satu pengacara Jokowi-JK, Ahmad Rifai mengatakan keoptimisan tersebut sambil Jokowi tidur pun dia akan memenangkan persidangan tersebut. Karena mereka yakin tim hukum pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak mempunyai bukti yang kuat dan akan sulit untuk memenangkan perkara.‬

“Saya sering mengatakan kepada teman-teman, kita tidak perlu khawatir. Pak Jokowi sambil tertidur pun akan menang di MK,” ujar  Ahmad, dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (5/8/2014).‬

‪Rifai meyakini hal itu dari pengalamannya berperkara di Mahkamah Konstitusi. Menurut dia, selisih suara antara Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta yang mencapai 8 Juta suara akan sulit untuk diperkarakan.‬

‪”Pengalaman kami ketika bersidang di MK, jangankan selisih 8 Juta suara, selisih 10.000 suara itu saja sudah sangat susah,” katanya.‬

‪Rifai juga mempertanyakan Prabowo-Hatta yang menuding KPU telah melakukan kecurangan yang masif, terstruktur dan masif. Menurut dia, kubu Prabowo-Hatta baru mengklaim mengenai adanya kecurangan setelah KPU hampir menyelesaikan proses rekapitulasi.

“Padahal, untuk mengetahui adanya kecurangan, harus dilakukan sejak awal penghitungan suara,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Rumah Koalisi Indonesia Hebat, Kris Budihardjo mengatakan hal yang senada, dia menyampaikan ini adalah persoalan hukum yang harus dihadapi hukum, bukan masalah rakyat.

“Kami meminta ke seluruh relawan agar tidak bergerak, tetap kembali ke habitat masing masing, selalu berokomunikasi dengan baik. Tapi kita menunggu proses hukum tenang belajar dewasa.,” ujarnya.

‪menurut Kris, meminta kepada relawan untuk  bersama bergerak bersatu padu membangun bangsa. Masalah proses hukum disampaikan oleh Ahmda rifai, yaitu mengikuti hukum yang berlaku.

“Saya sebagai ketum kondusif tenang demo tidak dibalas demo, kita bekerja saja walau kita tahu demo bagian dari pekerjaan itu,” ungkapnya. (Pur)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.