Jumat, 27 Mei 22

Salahgunakan Dana Publik, Istri PM Israel Diseret Polisi

Salahgunakan Dana Publik, Istri PM Israel Diseret Polisi
* PM Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara. (telegraph.co.uk)

Yerusalem – Istri Perdana Menteri (PM) Israel, Sara Netanyahu, hadir di kantor polisi pada Kamis (31/12/2015) waktu setempat, untuk dimintai keterangan mengenai dugaan penyalahgunaan dana publik untuk keperluan pribadi istri Benjamin Netanyahu itu.

Seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/1/2016), kehadiran Sara Netanyahu di kantor polisi adalah bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas bahwa keluarga Netanyahu telah menggunakan dana publik untuk membeli furnitur taman serta perbaikan alat-alat listrik di vila pribadinya yang terletak di Caesarea.

Jaksa Agung Israel Yehuda Weinstein telah memerintahkan pengusutan atas kasus ini, menyusul pengakuan mantan kepala urusan rumah tangga Netanyahu, Meni Naftali, yang sebelumnya telah dipecat.

Salah satu tuduhan yang dijatuhkan kepada keluarga Netanyahu adalah mengirimkan furnitur taman ke vila pribadi keluarga PM. Seharusnya, furnitur yang dibeli tersebut ditempatkan pada rumah dinas Perdana Menteri.

Tuduhan lainnya adalah keluarga tersebut menggunakan jasa Avi Fahima, yang dianggap masih dekat dengan keluarga tersebut untuk menjadi tukang reparasi pribadi, namun dibayar dengan menggunakan anggaran negara.

Bahkan pembayaran kepada tukang tersebut digelembungkan menjadi lebih besar dari yang seharusnya.

Sara Netanyahu juga dituduh menggelapkan dana setidaknya sebesar 1.000 dollar AS (917 euro) yang ada di rumah pribadinya. Di mana uang tersebut seharusnya dikembalikan ke negara.

Pada 2013, Netanyahu pernah melakukan reimburse kepada pemerintah Israel sebesar 1.000 dollar AS, namun Naftali menyebutkan angka itu di-mark up hingga 6 kali lipat.

Dikonfirmasi mengenai berbagai tuduhan tersebut, keluarga Netanyahu membantahnya. Hal itu dianggap sebagai kampanye miring. (AFP/Kompas)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.