Sabtu, 21 Mei 22

Saksi Benarkan Rohadi Tangani Sengketa Golkar

Saksi Benarkan Rohadi Tangani Sengketa Golkar

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Lilik Mulyadi membenarkan nama Rohadi terlibat sebagai panitera pengganti dalam penanganan perkara sengketa partai Golkar. Saat itu Lilik bertindak selaku majelis hakim.

“Panitera pengganti Golkar itu tiga orang. Paniteranya Bu Rina, kasie perdatanya Pak Ateng yang sekarang menjadi Panitera Depok. Sama dia (Rohadi),” ungkap Lilik usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Namun demikian, Lilik membantah adanya uang yang mengalir ke majelis hakim, maupun panitera yang menangani perkara tersebut. Dia yakin tidak ada yang menerim suap sebab untuk membuat putusan kasus Golkar, Lilik mengaku mengetik sendiri seluruh draft hingga putusan.

“Putusan saya ketik semua, apa-apa semua,” ucap Lilik.

Sebelumnya KPK menemukan uang Rp 700 juta di mobil pejabat PN Jakut Rohadi. Uang itu disebut-sebut berkaitan dengan anggota DPR dari Fraksi Gerindra Sareh Wiyono. KPK pun tengah menelusuri peruntukan uang tersebut.

Bahkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengamini informasi yang menyebut bahwa uang itu berkaitan dengan pengurusan sengketa kepengurusan Partai Golkar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) beberapa waktu lalu.

Alex menegaskan bahwa penyidik KPK akan mendalami informasi tersebut. Apabila indikasinya kuat, maka tentu hal tersebut akan diusut lebih lanjut oleh KPK.

“Kalau penyidik melihat itu ada korelasi untuk dikembangkan tapi sebelumnya pasti dilakukan ekspose dulu apakah cukup alat buktinya,” ucap Alex.

Benang merah antara Sareh Wiyono dan Rohadi dapat dilihat dari latar belakang keduanya yang pernah bekerja satu kantor di PN Jakut. Sareh merupakan Ketua PN Jakut periode 2003-2006, sementara panitera pengganti PN Jakut Rohadi sejak 2001 sampai sekarang.

Pengacara Rohadi, Tonin Tachta Singarimbun, sebelumnya menyebut bahwa saat menjadi Ketua PN Jakut, Sareh mengayomi pegawai-pegawai PN Jakut. Tonin juga mengamini bahwa Rohadi dekat dengan Sareh.

Saat PN Jakut menangani perkara Golkar, Sareh sudah tidak menjabat sebagai Ketua PN Jakut. Sebab Sareh telah menjadi anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan sedang duduk sebagai Kepala Badan Legislatif DPR. Namun, Rohadi ikut menangani perkara tersebut sebagai panitera pengganti. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.