Rabu, 5 Agustus 20

Sah! UMKM Alumni Indonesia Resmi Miliki Akta Koperasi

Sah! UMKM Alumni Indonesia Resmi Miliki Akta Koperasi
* Penandatanganan akta pendirian Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM di Jagakarsa Residence Blok A1 Nomor 10, Jl Kebagusan Raya 24, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/5/2020). (Foto: Ali OMG)

Jakarta, Obsessionnews.comPerkumpulan UMKM Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar acara penandatanganan akta pendirian Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia dengan Kementerian Koperasi dan UKM di Jagakarsa Residence, Blok A1 Nomor 10, Jl Kebagusan Raya 24, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/5/2020) malam.

Hadir di acara itu para pengurus dan anggota Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia, yakni Ketua Rimhalsyah, Sekretaris Tengku Maliana Zufrine, Bendahara Riyani Wiwik. Pengawas Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia yang dikoordinatori oleh Arie Budiman serta Anggotanya Endang Hidayatullah dan Inda Hasman juga turut hadir di acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Penggagas Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia Ary Zulfikar mengatakan, berdirinya Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia ini berawal saat menyampaikan ide cemerlangnya kepada teman-teman Alumni Unpad untuk membuat wadah kegiatan usaha yang dimiliki oleh para alumni.

“Tadi sebagaimana yang saya sampaikan ide dasarnya adalah pada saat kita berkumpul, berkomunikasi dengan teman-teman di berbagai daerah ternyata banyak potensi alumni yang mempunyai kegiatan usaha.  Apalagi di masa Covid-19 ini banyak yang secara ekonomi akhirnya beralih menjadi sebuah kegiatan usaha,” ujar Ary kepada obsessionnews.com.

Pria yang akrab disapa Kang Azoo ini mengaku, membentuk koperasi ini tadinya hanya berbicara dengan satu atau dua orang saja, tapi saat berkomunikasi dengan banyak alumni (Unpad), jadi mempunyai pikiran perlu untuk membuat koperasi.

“Isu awal sebenarnya adalah akses pendanaan dan akses pasar, ini yang tidak dimiliki oleh mereka. Mereka punya keahlian di idang makanan, kerajinan atau pun produk yang lainnya. Itu yang kemudian kami semua terdorong untuk membuat suatu wadah, kita inisiasi dengan membuat platform digital yang berlaku umum seperti biasa, seperti kita memanfaatkan fasilitas instagram, Facebook, atau Twitter,” ungkapnya.

Pada saat louncing 14 Maret 2020 yang lalu, animo dari teman-teman alumni sangat luar biasa, dalam seminggu postingan di Instagram sudah menjaring 10-30 orang yang ingin menjadi pelaku UMKM.

“Kurang dari dua bulan kita sudah menjaring 210 orang, sekarang saja masih banyak yang mendaftar,” kata pria lulusan Unpad ini.

Oleh karenanya, untuk menjembatani hal tersebut semua sepakat UMKM ini di lembagakan. Tak hanya itu membuat struktur yang betul untuk memberikan pelatihan kepada mereka (pelaku UMKM). “Alhamdulillah dengan beberapa kali melakukan webinar, dan berkomunikasi dengan beberapa pihak, kita membuat menjadi rill, yang kita gunakan membuat platform market place,” ungkapnya.

Ke depan, lanjut Kang Azoo, ber-UMKM ini barangkali tidak hanya berbicara market secara online saja, tapi berbicara off line juga. “Untuk itu kita perlu wadah yang sangat ajib. Kita buat koperasi produksi buat menampung para produsen. Nah para produsen ini adalah para alumni yang mempunyai usaha,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama Ketua Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia Rimhalsyah mengaku, baginya menjadi ketua Koperasi UMKM ini merupakan hal yang baru atau pertama kali dilakukan, jadi ini merupakan tantangan baginya ditunjuk oleh teman-teman alumni sebagai ketua.

“Bagi saya ini hal baru. Karena koperasi dan UMKM adalah satu hal yang hanya sering di ucapkan, tapi untuk melakukannya jarang sekali. Jadi buat saya ini tantangan,” ujarnya.

Sebagai ketua, dia juga mengaku akan fokus dari mulai kepengurusan dan memetakan potensi anggota berupa peran yang diambil. Ada beberapa yang sudah identifikasi, seperti merek bersama dan standarisasi produk.

“Tidak hanya bermain di likup lokal, tapi juga di luar negeri. Kita sudah berkoordinasi dengan alumni yang menjadi pengusaha eksportir, ternyata mereka berhasil membuka pintu hubungan antara Indonesia dengan negara luar. Di mana ada beberapa produk Indonesia yang dibutuhkan di luar negeri,” ungkap Rimhalsyah.

Pria yang akrab disapa Kang Rim ini menganggap Koperasi UMKM ini baru sampai tahap kelahiran. Untuk itu dia berharap bayi yang baru lahir ini bisa sehat dan tumbuh dengan baik. Karenanya dia saat ini membutuhkan dorongan dari teman-teman alumni. “Agar koperasi ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi alumni yang ber UMKM,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Indah selaku anggota pengawas Koperasi Produsen UMKM Alumni Indonesia. Dia mengatakan, koperasi ini di awali dari para alumni Unpad yang berkumpul dan merasa butuh membubuat jaringan yang bisa menampung aspirasi baru dalam berusaha.

“Karena animonya semakin besar, kemudian kita tinggikan lagi misi kita untuk membuat koperasi,” ujarnya.

Dia berharap Koperasi UMKM ini bisa tumbuh besar, tidak saja dari satu Unpad saja. Karena dia percaya alumni-alumni ini mempunyai potensi yang luar biasa. “Kalau saya merasa optimis, karena mereka (pengurus) merupakan orang-orang yang cerdas dan jaringannya sangat luas sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi Dan UKM Christina Agustin mengatakan, denga hadirnya koperasi ini dapat menaungi UMKM anggotanya. Untuk itu dia mengingatkan juga kepada pelaku UMKM anggota koperasi ini, ke depan dapat menjadikan kualitasnya lebih bagus lagi.

“Mempunyai daya saing yang memenuhi standarisasi nasional maupun Internasional dan memiliki jaringan yang luas, yang pasti mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya untuk UMKM tersebut,” ujarnya.

Dengan begitu, Christina berharap, untuk pengurus koperasi dapat menjalankan koperasi ini berdasarkan prinsip-perinsip jati diri koperasi, lakukan ini dengan sepenuh hati. Dan yang utama adalah menjadikan koperasi ini betul-betul menjadi guru, panutan untuk koperasi-koperasi yang lain.

“Dengan tujuan utama berdirinya koperasi ini betul-betul untuk kesejahteraan anggota, kesejahteraan UMKM. Tak hanya itu, dapat menyejahterakan masyarakat di sekitarnya,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.