Jumat, 20 Mei 22

Sabun Wajah Bisa Merusak Kulit?

Sabun Wajah Bisa Merusak Kulit?
* Sabun cuci wajah. (Foto: 99.co)

Tampaknya, membersihkan wajah jadi hal yang tak boleh diabaikan semua orang setelah beraktivitas sepanjang hari. Belum lagi buat Anda yang memiliki kegiatan padat di luar rumah yang bikin wajah jadi kotor dan harus dibersihkan.

Membersihkan wajah harus Anda  lakukan di pagi dan malam hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan tak ada kotoran yang menempel di wajah agar tidak memicu munculnya permasalahan kulit.

Meski membersihkan wajah wajib dilakukan setiap hari, tetapi Anda harus memperhatikan produk yang Anda gunakan. Salah menggunakan produk pembersih, dapat membuat kulit Anda  rusak.

Tanda Produk Pembersih Wajah Merusak
Ada pertanda bahwa produk pembersih yang Anda gunakan merusak kulit. Apa saja tandanya?

Kulit Ketarik

Pernah merasakan kulit terasa tertarik saat setelah cuci wajah?

Bisa jadi itu pertanda produk pembersih wajah Anda merusak kulit. Cobalah untuk memilih produk pembersih yang lembut dan tetap bisa membersihkan wajah tanpa membuatnya terasa ketarik.

Kapas Tetap Kotor Setelah Cuci Wajah

Setelah mencuci wajah dengan sabun, seharusnya wajah sudah dalam kondisi bersih. Namun, jika Anda mengaplikasikan toner dengan kapas saat wajah dirasa sudah bersih, tapi tetap ada kotoran yang menempel, hal tersebut bisa membuat pori-pori tersumbat.

Pori-pori Tersumbat

Jika Anda memperhatikan pori-pori di wajah terlihat lebih besar, itu bisa menjadi pertanda adanya kotoran yang menumpuk. Jika Anda membiarkan hal ini terjadi, nantinya bisa membuat beragam permasalahan di wajah timbul. (Dream/Red)

Sumber: Femina.in

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.