Sabtu, 18 September 21

Sabu-sabu 1,1 Kg dari Malaysia Berhasil Diungkap di Medan

Medan, Obsessionnews.com – Penyelundupan 1,1 kg sabu-sabu dari Malaysia berhasil diungkap oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Utara (Sumut) di perairan Kuala Tanjung, Batu Bara.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumut, Iyan Rubianto mengatakan, pengungkapan penyelundupan 1,1 kg sabu-sabu ini merupakan hasil dari Operasi Jaring Sriwijaya pada 27 Mei 2017. Barang itu disembunyikan dalam bungkusan kosmetik bersama 700 ballpress pakaian bekas yang dibawa KM Bintang Terang Abadi.

“Saat diperiksa, didapat dalam bungkusan ada bungkusan lain warna hijau yang di dalamnya butiran kristal,” katanya saat keterangan persnya di Kantor Kanwil DJBC Sumut Jalan Anggada II, Belawan, Selasa (6/6/2017).

Iyan menambahkan, dari hasil pengamanan barang bukti yang sudah diperiksa di laboratorium. Hasilnya, bungkusan seberat 1,1 kg tersebut, positif mengandung methamphetamin. “Nakhoda KM Bintang Terang Abadi, AR, ditetapkan sebagai tersangka. Untuk pengembangan kasus ini, diserahkan ke Polda Sumut,” jelasnya.

Selama Operasi Jaring Sriwijaya, pihaknya telah melakukan penindakan terhadap 8 kapal, muatan 4.327 ballpress pakaian bekas dan 1,1 kg sabu-sabu. Termasuk 270 gram sabu-sabu, 151 butir pil ekstasi, 40.000 batang rokok ilegal, 18.774 karung bawang merah, yang merupakan tangakapan DJBC dan jajarannya serta Lantamal I, dan Ditpolair Polda Sumut.

“Selain kasus sabu-sabu, lainnya dijerat dengan UU No 17/2007 perubahan UU No 10/1995 tentang kepabeanan,” sebut Iyan.

Kabag Wasidik Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Jarnawi HS Tanjung menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Hasilnya, dari keterangan AR (36), warga Tanjung Balai, didapat pemesan sabu-sabu tersebut.

“Sabu-sabu dipesan dari seseorang warga Tebing Tinggi, inisial K, yang sudah ditangkap. Pengakuannya, sudah beberapa kali memesan kosmetik yang diselundupkan narkotika,” ungkapnya.

Sejauh ini kata dia, masih mendalami dan mengembangkan kasus tersebut. Pihaknya mengandeng BPOM Medan untuk menelusuri kosmetik yang dijadikan modus menyelundupkan sabu-sabu tersebut, terkait izin edar. (Albar).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.