Minggu, 28 November 21

Saat Jokowi Kumpul Bareng Peternak Domda dan Kambing

Saat Jokowi Kumpul Bareng Peternak Domda dan Kambing

Bogor, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi mengawali akhir pekannya dengan menghadiri temu wicara bersama peternak domba dan kambing di Kebun Raya Bogor, Sabtu (27/8/2016).

Turut hadir mendampingi Jokowi yakni, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kontes domba Garut memperebutkan Piala Kemerdekaan yang diikuti oleh 875 domba yang berasal dari kota dan kabupaten se-Jawa Barat dengan kategori Raja Pedagang, Raja Petet, Raja Kasep dan Ratu Bibit.

Selain kontes domba, juga digelar pementasan kambing perah dan domba catwalk. Yang menarik pada domba catwalk, dipertunjukkan pula lima domba yang dimiliki Presiden, yang memiliki nama Bera, Beri, Nyai, Edo dan Dogar.

Sebelum memulai temu wicara, Presiden Jokowi mengatakan bahwa semula dirinya hendak membawa domba-domba yang dimilikinya untuk ditunjukkan kepada peternak.

“Saya masuk ke sini kaget sekali. Saya kan punya domba 5, belinya 3 juta sampai 5 juta rupiah per ekor. Saya pikir sudah mahal sekali. Tapi, begitu lihat domba di sini, langsung minder,” kata Jokowi.

Saat melihat-lihat domba, Presiden mengatakan dirinya dibisiki Ketua Umum HPDKI Yudi Guntara, bahwa harga satu ekor domba yang berada di Kebun Raya Bogor ini berada di kisaran 50 juta sampai 120 juta rupiah.

“Untung saya tidak jadi membawa domba-domba peliharaan saya. Minder saya,” imbuhnya.

Seorang peternak menjelaskan bahwa seekor domba dapat mencapai harga puluhan bahkan ratusan juta karena mengikuti kontes.

“Domba Bapak Presiden juga bisa mencapai 20 juta rupiah setelah mengikuti kontes. Untuk itu kami mohon ada kontes domba yang memperebutkan Piala Presiden,” kata peternak itu. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.